Loading...

PENGEMBANGAN KOPI ARABIKA DI KOTA SUNGAI PENUH

PENGEMBANGAN KOPI ARABIKA DI KOTA SUNGAI PENUH
Pemerintah kota (Pemkot) Sungai penuh melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura & Perkebunan Kota Sungai Penuh terus melakukan pengembangan budidaya komoditi tanaman kopi. Tahun 2017 ini Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura & Perkebunan Kota Sungai Penuh kembali mendapat bantuan untuk mengembangkan budidaya kopi arabika, bersumber dari APBD provinsi jambi dan APBD kota Sungaipenuh Hal ini dikatakan Kabid Perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura & Perkebunan Kota Sungai Penuh, Madya Putra, SP, MM. "Jadi tahun ini bantuan APBD Provinsi 50 hektar dan APBD kota Sungai penuh 35 hektar, itu untuk pengembangan kopi jenis arabika dikota Sungaipenuh,"kata Madya. Budidaya kopi arabika dikota Sungai penuh pada beberapa tahun belakangan ini telah dilakukan bahkan sudah tersebar dibeberapa wilayah kota Sungai penuh, yang dikembangkan oleh sejumlah kelompok tani. Sejumlah kelompok tani yang membudidayakan kopi jenis arabika itu diantaranya kelompok tani Sangkakala Permai, Barokah, kayu embun, poktan Sungai pisang dan sebagainya. "Ada sekitar 10 kelompok tani yang membudidayakan tanaman kopi arabika diwilayah kota Sungaipenuh,"sebutnya. Untuk pengembangan budidaya kopi arabika dikota Sungaipenuh ini, kata Madya terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Baik itu luasan lahannya maupun jumlah tanamannya. Menurut dia pada tahun lalu pengembangan kopi arabika di sungai penuh sekitar 78 hektar dengan bantuan dana bersumber dari APBD Provinsi dan APBD kota Sungai penuh. "Jadi tahun ini terjadi peningkatan untuk pengembangan budidaya kopi arabika, yakni sekitar 7 persen dibanding tahun lalu,"kata dia. Penulis : Robby Asti Pratama, SP (Penyuluh THLTBPP Kota Sungai Penuh) Editing : Robby Asti Pratama, SP (Admin SMIPP Kota Sungai Penuh)