Syukur Alhamdulillah, meskipun di bumi BARITO TIMUR KALTENG hari ini (Selasa Kliwon, 27-3-2018) diguyur hujan lebat, saya bisa mendampingi bapak kepala bidang produksi tanaman pangan dan hortikultura ELYAKIM, SP, MM mengerjakan Persiapan acara syukuran panen perdana padi Bersama POKTAN MAJU BERSAMA DESA RAMANIA PATANGKEP TUTUI BARTIM KALTENG, disamping mempersiapkan acara , kami juga mempersiapkan kegiatan demonstrasi alat dan mesin pertanian serta penyerahannya oleh KEPALA DINAS PERTANIAN KABUPATEN BARITO TIMUR Ir.RIZA RAHMADI, MM yakni berupa mesin panen COMBINE HARVESTER untuk mempermudah kelompok tani dalam kegiatan panen. Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian terus mengembangkan mekanisasi pertanian melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Kelompoktani dan Gabungan Kelompoktani (Gapoktan). Sebab, fasilitas bantuan alsintan ini menjadi pemicu transformasi teknologi kepada petani menuju pertanian yang lebih modern, efektif, dan ramah lingkungan. Menurut kepala bidang ELYAKIM, SP, MM, pengembangan mekanisasi pertanian, diarahkan untuk meningkatkan produksi, mutu hasil pertanian yang berdaya saing tinggi guna mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani," kata ELYAKIM, SP, MM bapak ELYAKIM, SP, MM menjelaskan, penerapan mekanisasie pertanian dapat menghasilkan percepatan peningkatan mutu pengelolaan tanah, peningkatan intensitas pertanaman (IP), efisiensi biaya produksi, penyelamatan kehilangan hasil, peningkatan mutu hasil, dan peningkatan pendapatan petani. ELYAKIM, SP, MM menambahkan, sepanjang tahun 2012 sampai 2017, bantuan alsintan pra-panen kepada petani di seluruh Indonesia sebanyak 314.188 unit, terdiri dari traktor roda dua, traktor roda empat, cultivator, pompa air, transplanter, dan hand sprayer. Inilah tugas kita, bagaimana memberdayakan Kompok tani atau Gapoktan agar mampu mengelola alsintan secara bisnis melalui pembentukan UPJA", katanya. Untuk menumbuhkan dan mengembangkan UPJA, Menteri Pertanian tahun 2008 sudah menerbitkan Pedoman Menumbuhkan dan Mengembangkan UPJA melalui Permentan No. 25 Tahun 2008. Kemudian dilengkapi dengan Pedoman Pengelolaan Brigade Alsintan oleh Dinas Pertanian Daerah dan Kelompoktani/Akhirnya DINAS PERTANIAN KABUPATEN BARITO TIMUR KALTENG berharap kegiatan ini mampu membawa petani menuju kesejahteraan dan kemandirian. PEWARTA LUKMANUL CHAKIM PP. MUDA BARTIM KALTENG lukman23son@gmail.com