Sampoiniet merupakan salah satu kecamatan dalam kabupaten aceh jaya memiliki potensi pengembangan nilam, hal ini terbukti dengan adanya peningkatan perluasan taman nilam dan adanya minat kuat masyarakat dalam menanam nilam di luar kawasan pemukiman, dengan adanya kunjungan dari tim peneliti dari unsyiah, arc dan bank bi, dalam rangka sosialisasi program pemberdayaan masyarakat melalui komoditi unggulan nilam di kabupaten aceh jaya, meningkatkan minat masyarakat dalam budidaya nilam, membuka peluang pasar dan potensi agrowiasta di kecamatan sampoiniet, dengan adanya dukungan dari pemerintah kabupaten aceh jaya melalui dinas pertanian dan di dampingi oleh balai penyuluhan pertanian (bpp) sampoiniet, maka desa ranto sabon di tunjuk sebagai titik centaral pengembangan, yang nantinya akan berkembang ke desa sekitar dan menjadikan nilam sebagai usaha tani yang menjanjikan,karena memiliki nilai jual yang tinggi, nilam termasuk tanaman yang harus diperhatikan pertumbuhannya sejak awal. Mulai dari pembibitan, pemupukan, perawatan, sampai dengan pemanenan. Iklim Dalam penanaman nilam, hal yang harus diperhatikan diawal adalah syarat hidup dan iklim agar nilam anda tumbuh secara optimal. Dapat tumbuh mulai dari daerah dataran rendah sampai dengan ketinggian 700m dpl. Selain ketinggian, kelembapan udara juga harus disesuaikan. Nilam hanya tumbuh secara optimal pada kelembapan udara 75%, kisaran suhu 220c sampai dengan 280c, dan curah hujan sekitar 2500-3500mm pertahun. Diluar spesifikasi kelembapan udara diatas, pertumbuhan nilam tidak akan optimal. Bibit nilam Cara menanam nilam yang pertama tentu saja anda harus mempersiaokan bibit nilam. Bibit nilam bisa anda dapatkan secara vegetatif atau melalui stek. Bagian pohon nilam yang bisa distek adalah bagian batang ataupun cabang. Untuk mendapatkan bibit, anda harus memotong batang atau cabang tersebut sepanjang 15-23cm berikut mata tunasnya. Penyemaian Setelah anda mendapatkan bibit nilam, cara menanam nilam selanjutnya adalah proses penyemaian dengan menggunakan polybag. Cara pertama, anda bisa menggunakan polybag dalam menyemai nilam ini. Beberapa hal yang harus anda siapkan sebelum melakukan penyemaian ini adalah polybag yang memiliki lubang dibagian bawahnya, tanah, pasir, sekam, dan pupuk kandang. Yang perlu anda lakukan adalah mencampurkan tanah, pasir, sekam, dan pupuk kandang secara merata dengan perbandingan 1:1:1:1 dan memasukkanya kedalam polybag. Setelah polybag terisi oleh media tanam, polybag tidak bisa langsung dimasukkan bibit nilam. Polybag harus didiamkan terlebih dahulu 1 sampai 2 hari sebelum akhirnya dimasukkan bibit nilam. Proses yang dibutuhkan bibit nilam untuk tumbuh didalam media semai adalah sekitar 2 bulan. Stek yang ditanam di polybag harus miring 450 Stek ditanam sedalam 10cm, Semaian tidak boleh terkena sinar matahari dan air hujan secara langsung. Jadi anda harus membuat Persiapan lahan Lahan yang bisa dijadikan lahan tanam nilam adalah lahan yang cukup luas dimana sinar matahari dapat menyinari seluruh bagian lahan tanam tanpa ada yang menghalangi. Berikut beberapa hal lain yang harus anda persiapkan dilahan tanam untuk menanam nilam: Lahan tanam harus memiliki tanah yang gembur. Untuk mendapatkan tanah yang gembur. Perlu di olah dengan traktor, cangkul.sedalam 30 cm dengan cara dengan dibalik rata, tanah yang sudah digemburkan jangan langsung digunakan untuk menanam. Tapi diamkan dahulu tanah tersebut sekitar 3 sampai 4 hari sebelum berlanjut keproses selanjutnya. Buatkan lubang dengan diameter sekitar 12cm-13cm sebagai untuk lubang tanam. Untuk jarak tanama tergantung pada jenis tanah tempat anda menanam nilam. Jika tanahnya subur anda bisa memberi jarak 100 x 100cm, jika kandungan tanah liatnya tinggi 50 x 100cm. Masukkan pupuk kandang sebanyak 500 garam dan dolomit 2 sendok makan sebagai pupuk dasar. Agar unsur hara didalam tanah semakin banyak, lubang yang sudah diberikan pupuk dasar harus didiamkan selama 2-3 hari sebelum memasuki proses penanaman. Penanaman Proses penanam pohon nilam terdiri dari dua cara. Secara langsung ataupun secara tidak langsung. Penanaman secara langsung bisa anda lakukan tanpa proses penyemaian terlebih dahulu. Jadi, setelah proses pengolahan lahan sudah siap dan bibit stek nilam sudah anda miliki, anda bisa langsung menanamkan stek tersebut didalam lubang yang sudah terisi pupuk. Pemupukan Pemupukan dilakukan untuk menunjang pertumbuhan dari nilam agar bisa tumbuh secara maksimal dan mengasilkan minyak yang banyak. Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan didalam memberikan pupuk, terutama pupuk susulan ini, dari jenis pupuk yang digunakan, jumlah pupuk harus disesuaikan atau seimbang dengan besar dan usia tanaman yang akan diberikan pupuk susulan waktu juga sangat menentukan efektifitas pupuk pada sebuah tanaman. Seperti misalnya pupuk dasar yang diberikan beberapa hari sebelum tanaman di tanam, pupuk susulan yang diberikan pada saat pertengan usia tanam, serta pemakaian yang berbeda-beda disesuaikan dengan sifat pupuknya karena ada yang bersifat cair dan ada yang bersifat padat. Jenis pupuk padat yang diberikan melingkari batang tanaman. Penyulaman Penyulaman adalah kegiatan merawat nilam dengan cara mengganti nilam yang mati dengan nilam yang baru. Agar efektif, penyulaman ini sebaiknya segera dilakukan jika ada nilam yang mati. Salah satu waktu dimana nilam banyak mati adalah pasca pemindahan dari tempat semai kearea lahan karena tidak bisa beradaptasi pada lingkungan yang baru. Penyiangan Penyiangan adalah kegiatan untuk mencabut atau membersihkan area lahan dari tanaman liar atau gulma. Penyiangan ini biasa dilakukan dengan dua cara. Secara manual dan juga kimiawi. Cara manual dilakukan dengan cara mencabut secara langsung tanaman liar atau gulma dari area lahan. Sedangkan cara kimiawi adalah dengan cara menyemprotkan cairan kimawi untuk membunuh gulma. Penyemprotan dengan zat kimiawi dikhawatirkan akan merusak tanah. Pengendalian penyakit Berikut ini adalah cara pengendalian penyakit atau pemberantasan hama di tanaman nilai yang harus anda perhatikan: Penyakit layu Penyakit layu pada nilam adalah penyakit yang sangat merugikan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang bernama ralstonia solanacearum dan akan menyebabkan nilam anda, muda ataupun tua, mengalami kelayuan lalu mati. Selain itu, penyakit layu ini termasuk penyakit yang dapat menular sehingga jika ada satu pohon terkena penyakit layu, kemungkinan pohon yang lain juga akan terserang juga. Penyakit layu ini biasanya disiasati dengan bantuan obat kimiawi walaupun pada akhirnya tidak menyembuhkan secara total. Jika anda ingin terhindar dari penyakit ini, pastikan stek yang anda ambil sebagai bibit berasal dari indukan nilam yang sehat dan tahan terhadap penyakit. Budog Sampai saat ini tidak ada yang tahu pasti apa penyakit budog pada nilam ini. Penyakit ini biasanya menyerang batang pada nilam dimana batang kemudian menjadi menebal serta daun yang mengerut serta menebal. Salah satu indikasi penyebaran penyakit ini adalah melalui serangga. Oleh karena itu penyemprotan insektisida harus sering-sering dilakukan untuk meminimalisir serangga yang berdiam di nilam. Hama Beberapa hama yang sering menyerang nilam adalah belalang, ulat pengulung daun, serta tungau merah. Cara mengatasi hama ini bisa dengan penyemprotan insektisida secara rutin serta perawatan tanaman lain seperti penyiangan gulma dan tanaman liar lainya. Tanaman liar adalah salah satu tempat hama dan penyakit biasa bersembunyi. Oleh karena itu setiap kali melakukan penyiangan, rumput atau gulma ada baiknya di bakar bukan dengan menumpuknya sampai layu. Panen Nilam yang bisa dipanen adalah nilam yang sudah berusia sekitar 6 sampai dengan 9 bulan karena pada usia seperti itu kandungan minyak nilam sudah cukup banyak. Peralatan yang anda butuhkan dalam proses pemanenan ini adalah sabit atau parang yang tajam. Kelebihan nilam dibandingkan tanaman lainnya adalah jumlah pemanenan bisa dilakukan sebanyak 2 kali. Panen pertama, anda bisa memangkas cabang-cabang pada pohon nilam untuk mendapatkan minyaknya. Namun tidak semua cabang bisa di pankas. Cabang yang bisa dipangkas pada panenan yang pertama hanyalah cabang nomer 2 sampai keatas. Sedangkan cabang pertama dipangkas namun tidak putus untuk dirundukkan dengan tanah agar nanti dapat menumbuhkan bibit nilam baru. Pada saat usia tanaman menginjak 9 bulan, nilam bisa dipanen untuk yang kedua kalinya dimana cara yang anda lakukan sama seperti saat anda memanen yang pertama kali. Itulah cara menanam nilam yang bisa anda jadikan panduan untuk menanam nilam. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Penulis Ivan S, SST