PENGEMBANGAN PADI LOKAL DI WILAYAH KECAMATAN PAKEMBeras merupakan kebutuhan utama manusia terutama masyarakat di Indonesia sebagai makanan pokok sehari-hari. Semakin maju pemahaman masyarakat tentang bahan makan yang sehat dan menyehatkan , maka kebutuhan beras yang berkualitas saat ini semakin dicari. Kualitas beras ditentukan oleh kandungan nutrisi , kepulenan, serta aroma ( taste ) dan aman untuk dikonsumsi. Berdasarkan kriteria tersebut maka beras lokal unggul menjadi pilihan yang tepat yang memenuhinya. Kabupaten Sleman mempunyai beberapa varietas padi unggul yang akhir-akhir ini banyak dikembangkan dan digenjot produksinya. Ada tiga jenis padi yaitu padi cempo merah dan cempo hitam yang saat ini sudah disertifikatkan menjadi padi Sembada merah dan Sembada Hitam, serta Menthik susu/Menthik wangi. Wilayah Kecamatan Pakem yang merupakan bagian dari Wilayah binaan UPT BP4 Wil V saat ini dan kedepan akan terus dikembangkan menjadi sentra produk ketiga jenis padi tersebut . Desa Pakembinangun yang merupakan daerah plasma nutfah padi Sembada Merah, Sembada Hitam, dan Menthik Susu , masyarakat taninya beserta aparat pemerintah desa telah sepakat untuk focus mengembangkan ketiga jenis padi tersebut. Mulai tahun 2016 dilakukan gerakan serentak pengembangan padi lokal ini. Dusun Padasan, Padukan, Duwetsari, Demen,Paraksari,Balong, Sambi, Kertodadi, dan Gambiran akan didorong sebagai sentra padi lokal dengan kualitas padi organik.Sebagai motor penggerak gerakan pengembangan padi lokal ini adalah KT Rukun Padasan yang telah menghasilkan padi organik dengan sertifikat organik dari lembaga sertifikasi organik " PERSADA". Kelompok tani Rukun Padasan di tahun 2018 ini sedang menambah lahan pertanian organik sejumlah 10 Ha yang sebelumnya sudah ada 10 Ha lahan organik.Diharapkan target awal pengembangan padi lokal sembada merah, sembada hitam dan menthik susu di wilayah Desa Pakembinangun sekitar 50 Ha.Gerakan pengembangan padi lokal ini juga dilakukan masyarakat tani di Desa Candibinangun di Dusun Potrowangsan ( 10 Ha Padi sembada hitam), Dusun Samberembe ( 5 Ha Padi sembada hitam , 5 Ha Padi sembada merah ), Dusun Bulus ( 5 Ha Padi sembada merah ), dan di Dusun Pakisaji ( 3 Ha Padi sembada hitam ). Di Desa Purwobinangun Pakem juga dilakukan pengembangan padi sembada merah seluas 10 Ha di Dusun Sembung .Gerakan Pengembangan Padi Lokal ini didukung juga oleh Program Sekolah Lapang ( SL) di masing-masing desa. Penulis : Jarot Raharjo, SP ( Penyuluh UPT BP4 V Pakem )