Loading...

Pengembangan Palawija Di BPP Muara Uya Terus Ditingkatkan

Pengembangan Palawija Di BPP Muara Uya Terus Ditingkatkan
Penulis : Unang Setiawan, S.Pt PP Suverpisor Tanaman Palawija merupakan komoditas yang sangat diperlukan oleh kalangan masyarakat pada umumnya. Tanaman palawija termasuk pangan masyarakat yang mutlak diperlukan untuk konsumsi sehari-hari. Yang termasuk tanaman palawija yaitu jagung, kedelai, dan kacang-kacangan. Pada hari Rabu, 26 Februari 2020, Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong Bidang Tanaman Pangan melalui kasi palawija melakukan kegiatan sosialisasi peningkatan produksi dan produktivitas tanaman palawija pada tahun 2020. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak H. Kurdi selaku kasi palawija sebagai narasumber. BPP Muara Uya merupakan salah satu sentra tanaman palawija baik itu jagung, kedelai maupun kacang tanah. Para ketua poktan berkumpul para pertemuan tersebut baik Kecamatan Muara Uya maupun Kecamatan Jaro. Dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Tabalong, Muara Uya merupakan salah satu yang paling luas pada kegiatan palawija ini. Menurut Kasi Palawija bapak H.Kurdi, lahan kering di Kecamatan Muara Uya cukup luas untuk pengembangan tanaman pangan. Pada Musim Tanam I petani bisa menanam padi gogo, dan pada musim tanam II petani dapat menanam kembali dengan komoditas palawija baik itu jagung, kedelai maupun kacang tanah. Pada Tahun 2020 direncakan kegiatan pengembangan Jagung Hibrida di Kabupaten Tabalong seluas 2053 ha APBN dan 250 ha APBD I, kedelai seluas 1000 ha, dan Kacang Tanah seluas 80 ha yang terdiri dari APBN 50 ha dan APBD I seluas 30 ha. BPP Muara Uya mendapatkan alokasi Jagung seluas 885 ha Kecamatan Muara Uya dan 540 ha Kecamatan Jaro, kedelai seluas 670 ha Kecamatan Muara Uya dan 175 ha Kecamatan Jaro dan kacang tanah seluas 30 Kecamatan Muara Uya dan 29 ha Kecamatan Jaro. Para poktan sangat menyambut baik atas program pemerintah tersebut. Poktan siap untuk melaksanakan kegiatan penanaman jagung, kedelai dan kacang tanah. Bahkan para poktan juga ingin menambah luas tanam kacang tanah. Pada tanaman jagung pemasaran sudah mulai terbuka sehingga penyerapan produksi jagung petani dapat teratasi. Kacang tanah juga lebih mudah pemasarannya. Bahkan batang jagung yang masih segar juga laku dijual untuk pakan ternak sehingga pemasaran untuk jagung tidak terlalu sulit. BPP Muara Uya Distan Kabupaten Tabalong