Loading...

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT UTAMA KAKAO

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT UTAMA KAKAO
Serangan hama dan penyakit pada tanaman kakao sangat mempengaruhi hasil produksi yang dapat menyebabkan terjadinya kegagalan panen sehingga dibutuhkan pengendalian hama dan penyakit kakao yang objektif dengan penerapan prinsip pendekatan ekologis yaitu suatu tindakan evaluasi dan penggabungan semua teknik pengendalian secara terpadu. Hama utama yang sering menyerang yaitu penggerek buah kakao (PBK) dan kepik pengisap sedangkan penyakit utama yaitu busuk buah dan antraknose.Gejala serangan penggerek buah kakao dimulai sejak buah berukuran sebesar baterai atau + 8 cm dengan warna buah kuning tidak merata dan jika buah di goyang tidak berbunyi, dan buah saling melekat serta berwarna hitam dan ukuran biji menjadi kecil. Adapun beberapa pengendalian yang dapat dilakukan untuk mencegah serangan dari hama PBK tersebut, yaitu : Pemangkasan produksi secara teratur dan potong ranting yang mempengaruhi tinggi melebihi 4 meter dari permukaan tanah kemudian atur jarak cabang sekunder sehingga tidak terlalu rapat antara satu dengan yang lain, potong cabang-ranting yang sangat ternaungi yang menjorok masuk ke tajuk tanaman lain (berdiameter < 2,5 cm) yang menggantung, sakit, patah, kering dan hilangkan tunas-tunas air agar cahaya lebih banyak masuk, Petik buah sakit, kering dan benamkan (panen sering), Membersihkan lahan secara rutin, Membuat rorak, Memelihara musuh alami semut hitam, Melakukan penyarungan buah kakao sejak kecil, Menggunakan pestisida nabati, Menggunakan perangkat pheromon dan jika sudah tak terkendali maka dapat menggunakan pestisida kimia.Gejala serangan kepik pengisap buah ditandai dengan adanya bercak-bercak cekung, berwarna coklat kehitaman, serangan yang terjadi pada buah yang masih muda menyebabkan buah kering dan mati, jika tidak mati maka kulit buah akan retak berubah bentuk, serangan pada pucuk daun atau ranting menyebabkan pucuk menjadi layu, ranting mongering dan meranggas. Pengendalian yang dapat dilakukan untuk hama kepik pengisap buah ini yaitu memelihara musuh alami semjut hitam, menggunakan pestisida alami dan jika sudah tak terkendali maka dapat menggunakan pestisida kimia.Gejala serangan penyakit busuk buah kakao yaitu ditandai dengan buah berwarna bercak coklat kehitaman yang dimulai dari ujung atau dari pangkal buah. Pengendalian yang dapat dilalukan untuk penyakit busuk buah ini yaitu menjaga kebersihan kebun, memetik buah yang terserang dan dibenamkan dalam tanah, pemangkasan secara teratur, menyemprotkan fungisida alami.Gejala penyakit antraknose dapat terlihat pada daun berbintik-bintik coklat yang tidak beraturan kemudian gugur sehingga ranting menjadi gundul sedangkan pada buah terlihat adanya bintik-bintik coklat berlekuk sehingga buah kakao menjadi layu, kering dan mengeriput. Pengendalian yang dapat dilalukan untuk penyakit antraknose ini yaitu menjaga kebersihan kebun, melakukan pemupukan secara tepat, pemangkasan secara teratur, menyemprotkan fungisida alami, memberikan naungan yang cukup, melalukan pemusnahan tanaman yang terserang berat, melakukan penyemprotan bubur California, dan fungsida nabati.Sumber: Rifda Roswita dan Zulrasdi (BPTP Sumbar) tahun 2015. www.sumbar.litbang.pertanian.go.id Penulis : Adyakbar, S.TP,M.Si (Penyuluh Pertanian Muda) BPP Dampang Kec. Gantarangkeke Kab. Bantaeng