Serangga hama Penggerek Buah Kakao (PBK) dan penghisap buah merupakan hama utama pada tanaman kakao, kerugian akibat serangan kedua hama tersebut sangat dirasakan pada budidaya tanaman kakao. Hama PBK dapat menurunkan produksi lebih dari 80%, sedangkan hama helopeltis mengakibatkan penurunan produksi lebih dari 60%. Berikut ini teknik pengendalian hama terpadu (PHT) untuk mengendalikan kedua hama tersebut. Penggerek Buah Kakao (PBK) Gejala serangan :1.Buah tampak masak lebih awal dengan warna tidak merata (belang kuning hijau atau kuning jingga) 2.Pada saat dibelah daging buah berwarna hitam dan saling melekat. 3.Biji tidak berkembang, ukuran biji kecil dan tidak bernas. Akibat Serangan :Kehilangan hasil bisa mencapai 80%, mutu fisik rendah, kandungan sampah meningkat, biaya panen meningkat. Pengendalian : untuk daerah bebas PBK, perlu dilakukan langkah langkah sebagai berikut :1.Karantina, yaitu tidak memasukkan bahan tanaman kakao dan perlengkapan lain dari daerah terserang PBK. 2.Perlu dilakukan monitoring hama di TPH (Tempat Pengumpulan Hasil) yang bertujuan untuk mendeteksi dini adanya serangan baru. 3.Perlu dilakukan sanitasi, dengan menguburkan kulit buah, plasenta dan buah busuk. Untuk daerah terserang PBK perlu dilakukan langkah langkah sebagai berikut :1.Perlu dilakukan pemangkasan/pemendekan tajuk maksimal 4 m, untuk memudahkan panen dan pengendalian OPT (Organisme Penganggu Tanaman).2.Perlu dilakukan panen sering satu minggu sekali dan buah segera diambil bijinya3.Perlu dilakukan rampasan buah, berfungsi untuk memutuskan daur hidup hama dengan cara meniadakan makanan yang sesuai bagi serangga hama jangka waktu tertentu (minimal 2 bulan) 4.Gunakan bahan tanam tahan terhadap serangan hama dan penyakit serta berproduksi tinggi dan klon unggul lokal, melalui teknik sambung samping, sambung pucuk5.Perlu dilakukan pemupukan secara tepat (tepat jenis, dosis, waktu dan cara) 6.Gunakan agens biologi (semut hitam, dolichoderus thoracicus dan jamur Beuveria bassiana). (Penulis : Laila Mutia, SP, Penyuluh BPP Juli)