PENGENDALIAN HAMA ULAT BAWANG (Spodoptera Exigua ) PADA TANAMAN BAWANG MERAH
Ada beberapa faktor penyebab peningkatan populasi dan timbulnya sifat kebal ulat Bawang (Spodoptera Exigua) terhadap pestisida antara lain sebagai berikut : Peningkatan dosis pemakaian pestisida yang tidak sesuai anjuran Penggunaan satu jenis bahan aktif secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama Penggunaan pestisda dengan bahan aktif tidak sesuai dengan hama sasaran Waktu penyemprotan yang tidak tetap Frekuensi penyemprotan yang kurang tepat 7 Cara Mengendalikan Ulat Bawang (Spodoptera Exigua) pada tanaman bawang Merah Pemasangan light trap (lampu perangkap) untuk mengendalikan ulat grayak Light trap adalah teknologi pengendalian ngengat spodoptera exigua yang sudah terbukti mampu menekan populasi ulat Bawang (Spodoptera Exigua) pada tanaman bawang merah. Cara kerjanya juga sederhana lampu dinyalakan pada malam hari sehingga ngengat spodoptera exigua akan tertarik dengan cahaya lampu tersebut. Setelah mendekat dan hinggap pada lampu ngengat akan jatuh kedalam baskom yang berisi air yang diletakkan dibawah lampu 2.Mengendalikan ulat grayak dengan Perangkap Feromon Exi Perangkap berferomon mampu menangkap dan membunuh serangga serangga jantan antara 400-500 per malam/perangkap. Bentuk dan cara kerja perangkap berferomon mirip dengan perangkap lalat buah. Didalam perangkap diisi dengan air sabun agar ngengat spodoptera exigua yang jatuh tidak bisa terbang kembali. Dalam 1 ha lahan dibutuhkan sekitar 12-24 perangkap feromon exi khusus mengendalikan ulat grayak pada tanaman bawang 3. Mengendalikan ulat Bawang (Spodoptera Exigua) dengan Kelambu Kasa Kelambu kasa adalah sungkup kain kasa yang dipasang pada lahan tanaman bawang merah. Penggunaan kelambu akan mencegah ngengat spodoptera exigua masuk area pertanaman. Kelambu kasa dari bahan yang tahan cuaca dan bias dipakai hingga 6-8 kai musim tanam. Namun kendalanya adalah mahalnya harga kelambu khusus untuk tanaman ini sehingga tidak banyak digunakan oleh petani bawang merah 4.Mengendalikan ulat Bawang (Spodoptera Exigua) secara manual Pengendalian secara manual adalah pengendalian ulat Bawang (Spodoptera Exigua) yang dilakukan dengan memugut langsung dan mengumpulkan telur ngengat spodoptera exigua yang terdapat pada daun bawang merah kemudian daun-daun tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar atau dipendam dalam tanah. Cara ini biasa dilakukan jika serangan masih dalam stadium gejala dimana daun-daun yang terdapat spodoptera exigua masih sedikit Pestisida nabati merupakan racun hama yang ramah lingkungan tidak menimbulkan residu dan aman bagi lingkungan Contoh tumbuhan yang biasa dimanfaatkan untuk mengendalikan ulat Bawang (Spodoptera Exigua) adalah akar tuba dan ketapang. Caranya adalah dengan mengekstrak dua jenis tumbuhan tersebut dan menggunakannya untuk menyemprot 6.Mengendalikan ulat Bawang (Spodoptera Exigua) dengan melakukan pergiliran Tanaman Menanam bawang merah secara terus menerus pada lahan yang sama akan memperburuk keadaan dan berperan besar dalam peningkatan dan intensitas serangan hama. Pergiliran atau rotasi jarak tanaman mampu menekan populasi hama ulat Bawang dan memutus siklus hidupnya. 7.Mengendalikan ulat Bawang (Spodoptera Exigua) dengan menggunakan Insektisida Kimia Penggunaan insektisida kimia merupakan cara yang paling mudah dan praktis dalam mengendalikan hama pada tanaman. Namun untuk mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan nya pengendalian dengan insektisida kimia harus dilakukan dengan benar sesuai dengan yang dianjurkan. Oleh : Brt (PPL Kec Anggeraja) Ver : Kml