Luas Tanam Jagung MT. 2019/2020 di kecamatan Lebatukan mecapai 1161 ha. Dari luasan tersebut, sebagian diantaranya telah diserang Ulat Grayak Frugiperda (UGF) dengan intensitas sedang. Terkait hal tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata pada Rabu 29 Januari 2020, melakukan kegiatan Pengendalian Ulat Grayak yang berlokasi di areal kelompok tani di Desa Lamatuka, Desa Baopana dan Desa Tapobaran. Hal ini untuk meminimalisir serangan hama UGF dalam menjaga keberhasilan program UPSUS PAJALE, khususnya komoditas jagung di Kabupaten Lembata. Sementara itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata, menyiapkan obat-obatan untuk mengantisipasi meluasnya serangan hama UGF. Antisipasi itu perlu dilakukan untuk mencegah meluasnya serangan Hama tersebut. Melihat fenomena alam yang masih terus berubah, tidak menutup kemungkinan serangan hama ulat ini akan terus meluas ke lokasi lainnya. Pengendalian UGF melibatkan para petugas POPT, Penyuluh Pertanian Lapangan, aparat Desa, dan Petani. Pengendalian Ulat Grayak tersebut menggunakan insektisida Dhaemabas. Diharapkan dengan pengendalian ini dapat memutus serangan hama pada tanaman jagung. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lembata, drh. Mathias A. K. Beyeng, dalam arahannya kepada petani mengatakan, ulat grayak mulai menyerang tanaman jagung saat usia 2-6 minggu. Bahkan, serangan hama ulat grayak itu ketika tanaman jagung baru berusia 2 minggu atau pada masa fase vegetatif. Dampak dari serangan hama ini bisa menurunkan produksi antara 60-70 persen. Walaupun serangannya sudah terlihat mengkhawatirkan, namun masih bisa dikendalikan. Untuk jangka pendek, pengendalian dilakukan secara mekanik, dengan memusnahkan kelompok telur serta ulat dan penyemprotan insektisida. Sedangkan untuk jangka panjang, pengendalian ulat grayak spodoptera frugiperda dilakukan dengan : Penggunaan Benih yang berasal dari Varietas unggul, Penanaman Serempak, Penganekaragaman Jenis Tanaman/Tumpang Sari, Pengendalian secara Kultur Teknis, dan Pengendalian secara Hayati. Febronius, SST Penyuluh Pertanian Muda