Loading...

PENGENDALIAN HAMA ULAT TANAMAN KEDELAI

PENGENDALIAN HAMA ULAT TANAMAN KEDELAI
PENGENDALIAN HAMA ULAT TANAMAN KEDELAI Oleh: Siti Ma'rifah (THL-TBPP Kec. Klirong) Pertumbuhan tanaman kedelai yang optimal tidak akan mempunyai produktivitas yang baik bila hama tidak dikendalikan dengan baik. Berikut hama ulat yang sering menyerang tanaman kedelai:1. Ulat polong (Ettielazinchenella)Ulat polong menimbulkan lubang kecil pada buah. Sewaktu buah masih hijau, polong bagian luar berubah warna, di dalam polong terdapat ulat gemuk hijau dan kotorannya. Ulat yang berasal dari kupu-kupu ini bertelur di bawah daun buah, setelah menetas, ulat masuk kedalam buah sampai besar, memakan buah muda. Gejala pada buah terdapat lubang kecil. Waktu buah masih hijau, polong bagian luar berubah warna, di dalam polong terdapat ulat gemuk hijau dan kotorannya. Pengendalian: (1) Kedelai ditanam tepat pada waktunya (setelah panen padi), sebelum ulat berkembangbiak; (2) Penyemprotan insektisida sampai 15 hari sebelum panen. 2. Ulat grayak (Spodopteralitura)Ulat grayak (spodoptera litura ) adalah salah satu hama yang sering kerap menyerang tanaman kedelai. Ulat grayak ini akan menyebabkan penurunan produksi dan bahkan mengakibatkan tanaman mati. Ulat grayak utamanya menyerang daun muda atau tua sehingga menyebabkan daun rusak dan bahkan daun menjadi abnormalitas. Ulat grayak menyerang daun muda atau tua pada waktu malam hari dalam waktu yang singkat. Tanaman lain juga sering disering oleh ulat grayak, misalnya tanaman tembakau, padi, kakao, jerul, ubi jalak, kacang tanah, kentang, kubis dan bunga matahari.Gejala dan ciri-ciri tanaman kedelai terserang ulat grayak, umumnya adalah sebagai berikut :a. Daun akan terlihat berwarna agak putih, karena tertinggal selaput daun bagian atas.b. Bagian daging daun akan terlihat, dan pertulangan daun akan tampak.c. Daun terserang akan berlubang, meranggas dan bahkan abnormal.d. Daun yang sudah terserang parah, akan mengakibatkan tanaman menjadi gundul tanpa daun.Cara mengatasi dan mengobati ulat grayak tanaman kedelai adalah sebagai berikut :a. Secara mekanis yaitu mengumpulkan telur dan ulat, kemudian membuhnya langsung. Dapat juga dilakukan pemangkasan daun yang terserang dan dilakukan pembakaran.b. Secara biologis, yaitu melakukan penyemprotan dengan Baccillus thuringienis atau Borrelinavirus litura.c. Secara kultur teknis, yaitu menjaga kebersihan kebun/lahan dari gulma dan sisa-sisa tanaman yang menjadi tempat persembunyian hama, serta melakukan rotasi tanaman.d. Secara kimiawi, yaitu penyemprotan insektisida yang mangkus dan sangkil seperti Hostathon 40 EC 2 cc/lt atau Orthene 75 SP 1 gr/lt. Bisa juga menyemprotkan pertisida seperti Azodrin, Curracron 500 EC, Exalux 25 EC dan lain-lain. DAFTAR PUSTAKA 1. http://fredikurniawan.com/cara-mengatasi-hama-ulat-grayak-pada-tanaman-kedelai/ di akses pada pukul 17:10 WIB 1 Oktober 20182. https://www.anakagronomy.com/2013/04/pengendalian-hama-dan-penyakit-kedelai.html diakses pada pukul 18:10 WIB 1 Oktober 2018. 3. http://www.produknaturalnusantara.com/pengendalian-hama-dan-penyakit-tanaman-kedelai/ diakses pada 20:15 WIB 1 Oktober 2018.