PENGENDALIAN HAMA WERENG COKLAT PADA TANAMAN PADI Pengendalian hama wereng batang coklat (Nilaparvata lugens) atau hama wereng coklat dapat dilakukan dengan strategi sebagai berikut :1. Tanam Padi Secara SerentakTanam padi secara serentak dalam areal yang luas. Wereng coklat imigran terbang bermigrasi tidak dapat dihalangi oleh sungai atau lautan. Bila suatu daerah panen atau puso maka wereng bersayap panjang akan terbang bermigrasi mencari tanaman muda dalam populasi tinggi, hinggap dan berkembang biak pada tanaman padi muda. Bila areal tempat migrasi sempit, maka populasinya akan padat. 2. Penggunaan Varietas Tahan HamaPenggunaan varietas tahan terhadap hama dapat disesuaikan dengan keberadaan hama wereng coklat yang ada di lapangan. 3. Perangkap Lampu Wereng yang pertama kali datang dipesemaian atau pertanaman adalah wereng makroptera betina/jantan imigran. Pasang lampu perangkap sebagai alat untuk menentukan kapan datangnya wereng imigran. Alat ini penting untuk mengetahui kehadiran wereng imigran dan dapat menangkap wereng dalam jumlah besar. Lampu perangkap dipasang pada ketinggian 150-250 cm dari permukaan tanah. 4. Penggunaan InsektisidaPenggunaan insektisida harus memperhatikan berbagai faktor, yaitu:a. Keringkan area sawah sebelum dilakukan penyemprotan insektisida b. penyemprotan insektisida dilakukan saat air embun tidak ada antara pukul 08.00 pagi sampai pukul 11.00 atau sore hari antara pukul 17.00 sampai 19.00. Insektisida harus sampai pada batang padi.c. Tepat dosis dan jenisnya yaitu yang berbahan aktif Pymetrozine, dinotefuran. 5. Pengendalian Double CoverApabila insektisida semprotan yang digunakan tidak atau kurang manjur maka pengendalian wereng coklat perlu didobel dengan memberikan insektisida sistemik melalui akar.