Loading...

Pengendalian Hama Wereng Dengan Pestisida Alami Bawang Putih

Pengendalian Hama Wereng Dengan  Pestisida Alami Bawang Putih
Penggunaan pestisida untuk mengendalikan hama dan penyakit sudah menjadi suatu kebiasaan petani dalam pengelolaan lahan pertaniannya. Namun, penggunaan pestisida yang kurang bijaksana dapat menimbulkan masalah kesehatan, pen-cemaran lingkungan, dan gangguan keseimbangan ekologis. Selain itu, harga pestisida yang tinggi sehingga sulit dijangkau oleh petani. Oleh karena itu, perhatian pada alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkunganperlu semakin ditingkatkan. Pestisida nabati adalah pestisida yang berasal dari tumbuhan yang mengandung senyawa-senyawa bioaktif seperti alkaloid, terperoid, fenolik, dan senyawa lainnya yang dapat menghambat atau mematikan hama atau penyebab penyakit (patogen). Metabolit sekunder dapat terkandung pada jaringan seperti sel parenkim pada daun, akar, bunga, biji atau kulit batang atau kayu, rimpang atau bahkan di seluruh bagian tumbuhan (Grainge dan Ahmed, 1988). Senyawa yang terkandung dalam tumbuh-tumbuhan dapat berpengaruh terhadap serangga hama melalui penghambat nafsu makan, reppelent (penolak), menghambat perkembangan, menurunkan reproduksi, pengaruh langsung sebagai racun, mencegah peletakan telur. Senyawa dalam tumbuh-tumbuhan juga dapat menghambat pertumbuhan jamur, menghambat perkecambahan spora dan pembentukan spora (sporulasi) yang merupakan sumber guna penyebaran penyakit. Hama ini menyerang tanaman padi dengan cara menghisap cairan batang dan mampu menularkan virus tungro yang berbahaya bagi tanaman. Serangan hama wereng dapat dicegah dengan memutus rantai perkembangan wereng yaitu dengan melakukan pergantian tanam dengan tanaman lain. Selain itu, petani juga harus memperhatikan jarak tanam padi karena jarak yang tanam yang terlalu dekat dapat menyebabkan populasi hama wereng bertambah. Pencegahan hama wereng juga dapat menggunakan cairan bawang putih dengan menyemprotkannya sebagai pestisida pada tanaman padi. Bahan dan Alat : 85 gram bawang putih 50 ml minyak sayur 10 ml deterjen/sabun 950 ml air Alat penyaring Botol Cara Pembuatan : Campurkan bawang putih dengan minyak sayur. Biarkan selama 24 jam. Tambahkan air dan sabun. Aduk hingga rata. Simpan dalam botol paling lama 3 hari. Cara Penggunaan : Campurkan larutan dengan air dengan perbandingan 1 : 19 atau 50 ml larutan dengan 950 ml air. Kocok sebelum digunakan. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang hama wereng pada pagi hari (Irhanip, SP. Penyuluh Pertanian BPP Sukadana) Sumber : Dharmakarya, Hersanti, Santosa, E. Dan Dono, 2013. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran Jl. Raya Jatinangor Km. 21 Sumedang Vol. 2, No. 2, 139 - 145