Kumbang Kelapa Oryctes merupakan salah satu Hama yang serius pada tanaman kelapa, dikatakan Hama yang serius, apabila sudah menyerang tanaman lebih sulit dikendalikan dibandingkan pencegahannya. Oleh karena itu perlu kita ketahui kerusakan yang ditimbulkan pada tanaman kelapa, Cara bekembang biaknya Kumbang Kelapa Oryctes dan Pengendaliannya Infomasi dari Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Penelitian Tanaman Kelapa. Pada umumnya petani sudah mengenal Kumbang Kelapa oryctes dan sudah dilakukan berbagai upaya untuk menanggulangi, misalnya dengan memungut kumbang, menaburkan garam dapur keketiak pelepah atau dengan membunuh kumbang yang berterbangan di waktu senja. sesungguhnya Masih ada cara cara yang jauh lebih effektif, terutama usaha yang ditujukan pada pengendaliannya disarang-saang yang ada. Petani kelapa masih kurang mmperhatikan kebiasaan kumbang bertelur disarang yang ada sehingga usaha memberantas larva-larva diabaikan. Para penyuluh perlu menjelaskan kepada petani peri hidup kumbang termasuk cara dan bahaya kumbang merusak tanaman kelapa, juga dijelaskan. . Kerusakan yang ditimbulkan pada Tanaman Kelapa. Kumbang ini merusak pelepah daun muda yang belum terbuka dan stelah tebuka terlihat guntingan segitiga . Kumbang dewasa terbang ke tajuk kelapa pada malam hari, dn mulai bergerak kebagian dalam melalui salah satu ketiak pelepah bagian atas tajuk. Biasanya ketiak pelepah ketiga, empat atau lima dari pucuk merupakan tempat masuk yang paling disukai . Jika tanaman kelapa bau berumur 1 tahun atau kurang, titik masuk mungkin pada pangkal batang dipermukaan tanah. Setelah kumbang menggerek kedalam batang tanaman, kumbang akan memakan pelepah daun muda yang sedang berkembang. (gambar 1). Karena kumbang memakan daun seakan-akan tergunting yang bau jelas terlihat sesudah pelepah daun membuka. Bentuk guntingan ini merupakan ciri khas serangan kumbang kelapa Oryctes (gambar 2) . Dalam suatu serangan kumbang akan makanselama satu minggu di dalam tanaman dan dapat merusak 4 pelepah. Kumbang membuat geekan masuk (horizontal) lewat tangkai-tangkai pelepah, kemudian setelah mencapai pangkal pucuk, baru memakan jaringan muda yang berupa gesekan vertikal kearah titik tumbuh. Kerusakan pada pangkal pelepah, dapat menyebabkan pelepah patah sesudah membuka. Cara Berkembang Biaknya Kumbang Kelapa Untuk pengendalian effektif petani harus mengerti daur hidup dari kumbang sehingga dapat membedaakan tiap stadium hama ini. Tempat tempat berkembang biak kumbang kelapa Oryctes antara lain adalah : 1) Batang kelapa, 2) Tumpukan kotoran dan 3) tumpukan bahan orgaanik lainnya (misalnya kompos). Kumbang meletakkan telur-telurnya di tempat yang baik dan aman (misalnya dalam pohon kelapa yang melapuk). Sesudah 2 minggu telur-telur menetas. Larva-larva tumbuh dengan memakan kayu lapuk, menjalani 3 stadium selama kia-kira 5-6 bulan. Kemudian beralih kestadium istirahat (ouoa) selama 3 minggu sebelum menjadi kumbang oryctes. Selama 3 minggu pertama, kumbang muda ini hanya istirahat didalam sarang, kemudia baru terbang.makan dan mencari pasangan. Pengendalian Kumbang Kelapa Oryctes. Dalam rangka pengendalian hama kumbang kelapa oryctes, berdasarkan hasil mengikuti pelatihan di Balai Penelitian Kelapa di Manado, ada dua cara, yaitu ; 1) Pengendalian dengan metode Penggunaan Metarhizium, 2) Pengendalian dengan Metode Baculovirus . Metathizium adalah biakan yang dibuat oleh Laboratorim dari Dinas Pekebunan yang berbentuk padat digunakan untuk mencegah sang sarang tempat berkebang baik kumbang kelapa Oryctes. sedangkan Baculovirus berbentuk cairan. Penggunaan Jamur Metarhizium dan Baculovirus dilakukan apabila : a) Ekplosi hama yang timbul akibat terlalu banyaknya batang kelapa yang melapuk, walaupun Baculovirus relatif banyak, b) Eksplosi disebabkan pembiakan dalam tumpukan serbuk gergaji, kompos ternak, limbah pabrik sagu dan lain-lain dan c) Ledakan hama didaerah-daerah yang tidak banyak pohon kelapa melapuk atau tumpukan bahan organik dan penyakit Baculovirus jarang ditemukan, d) Eksplotasi Hama di daerah hutan yang baru dibuka Eksplotasi hama yang timbul akibat terlalu banyak batang kelapa yang melapuk, walaupun bacolovirus relatif banyak , maka tindakan pengendaliannya adalah : Untuk Penyuluhan Melatih dan memotivasi petani dan menyediakan sedikit biaakan (kultur) Metarhizium. Untuk petani. Mengumpulkan larva dan menginfeksinya dengan metarizium, kemudian melepas larva terinfeksi jamur ini kedalam semua tunggul pohon kelapa yang sudah melapuk. Menumpuk batang-batang kelapa disalah satu sudut kebun ( tidak lebih tinggi dari 3 lapis), menanam dan memupuk tanaman penutup tanah di sekeliling tumpukan itu Untuk pertanaman kelapa seluas 1 ha cukup dilepas 5 ekor reinfeksi baculovirus Eksplotasi disebabkan pembiakan dalam tumpukan sebuk gergaji kompos, kotoran ternak, limbah pabrik sagu dan lain –lain, yaitu ; Untuk Penyuluhan Menggalang upaya pengendalian oleh masyarakat, melatih dan memotivasi petani yang kebunnya terserang dan pemilik tumpukan sarang pembiakan, menyediakan sedikit biakan (kultur) Metarhizium. Untuk Petani. Mengumpulkan sebanyak mungkin larva oryctes dari tumpukan tumpukan dan menginfeksinya dengan Metarhizium, kemudian mengembalikan larva terinfeksi kedalam tumpukan sarang. Eksplotasi didaerah yang tidak banyak pohon kelapa melapuk atau tumpukan bahan organik dan penyakit Bacolovirus jarang ditemukan, Untuk Penyuluhan Membantu Menginfeksi kumbang dengan Bacoluvirus. Menahan beberapa kumbang yng sudah diinokulasi untuk memastikan, bahwa telah terjadi infeksi tehadap kumbang 2 minggu serelah inokulasi. Untuk Petani. Mengumpulkan kumbang dewasa dai tanaman kelapa yang masih muda atau dari tempat pembiakan dan melepaskan kumbang terinfeksi virus (sekitar 5 ekor per hektar). Eksplotasi hama didaerah hutan yang baru dibuka. Tempat pembiakan didaerah ini dapat muncul jika kelapa ditanam diwilayah hutan yang baru dibuka. Kumbang kelapa Oryctes dapat berbiak didalam batang-batang kayu yang melapuk dari spesies-spesies pohon-pohon hutan tertentu, dengan keadaan demikian maka tindakan yang akan ditempuh adalah : Taburkan 2 bulan, insektisida/campuran serbuk gergaji kedalam 6 ketiak pelepah teratas dari kelapa-kelapa muda yang terserang. Lepaskan kumbang kelapa Oryctes yang terinfeksi Baculovirus seseing mungkin. Kumbang kelapa Oryctes merupakan ancaman yang serius bagi petani kelapa di Indonesia dan menyebabkan kerusakan yang cukup berat. Walaupun hama ini sulit dikendalikan, tetapi telah tersedia metode-metode pengendalian yang cocok bagi petani Pekebunan Rakyat, Yaitu Metde Metharhizium dan Baculovirus. Oleh : Ir. Rosmiati. R Sumber : Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kelapa, Th 1989 . Pengendalian Kumbang Kelapa secara Terpadu. Pengendalian kumbang kelapa. 2011 Balitka pertanian. go.id.