Loading...

PENGENDALIAN OPT DENGAN PEMANFAATAN TANAMAN REFUGIA

PENGENDALIAN OPT DENGAN PEMANFAATAN TANAMAN REFUGIA
PENGENDALIAN OPT DENGAN PEMANFAATAN TANAMAN REFUGIA Dewasa ini petani cenderung menggunakan pestisida kimia dengan jumlah yang berlebihan dalam pengendalian OPT, dalam mengendalikan populasi OPT tanpa mempertimbangkan keseimbangan,kestabilan ekosistem oleh karean itu, pengendalian OPT dengan berbasis ramah lingkungan dimaksudkan menjadi alternative solusi dari permasalahan tersebut, dimana salah satunya adalah dengan menanam tanaman refugia di pematang sawah sebagai teknik pengendaluan OPT secara Alami. Tanaman Refugia merupakan mikrohabitan buatan yang ditumbuhi berberapa jenis tanaman yang dapat digunakan sebagai tempat perlindungan, sumber pakan atau sumber daya lain sebagai musuh alami hama di antaranya predator dan parasitoid. Syarat tanaman yang bisa digunakan sebagai tanaman refugia : 1. Tanaman yang memiliki warna bunga menarik untuk mendatangkan serangga 2. Menghasilkan nectar 3. Tahan lama/daya hidup lebih lama 4. Mempunyai nilai ekonomis 5. Dapat ditumoangsarikan dengan tanaman lain 6. Mudah ditanam Tanaman yang berpotensi sebagai tanaman refugia adalah : 1. Tanaman Hias Biasanya mempunyai warna yang menarik seperti bunga kertas, tanaman kenikir dan bunga jengger ayam 2. Tanaman Sayuran Seperti tanaman kacang panjang dan tanaman kenikir 3. Tanaman yang mempunyai nilai ekonomis. Tanaman ini dapat di manfaatkan langsung dang memilik nilai ekonomis seperti kacang hijau, wijen dan bunga matahari 4. Tanaman Gulma Jenis Gulma yang dapat digunakan sebagai refugia adalah asteraceae (keluarga Aster) Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menanam tanaman refugia: 1. Jarak tanam diusahakan tidak terlalu dekat dengan tanaman utama agar tidak berebut unsur hara, air dan udara 2. Waktu tanam seharusnya lebih dahulu dibandingkan tanaman utama, karena pada dasarnya tanaman refugia berfungsi sebagai rumah tinggal bagi musuh alami 3. Pemilihan tanaman refugia yang tepat (bisa menambah nilai ekonomis dari tanaman utama). Tanaman refugia merupakan rumah bagi musuh alami, sehingga ketika musuh alami berkembang maka ekosistem pun akan bisa berimbang. Hal itu dikarenakan rantai makanan terjaga dan pengendalian OPT secara alami dapat terjadi sehingga penggunaan pestisida kimia pun bisa diminimalkan. Pengurangan penggunaan pestisida kimia dapat berkorelasi positif dengan biaya produksi yang dikeluarkan petani (menurunkan biaya usaha tani). Refugia sebagai suatu upaya Konservasi musuh alami dimana refugia dapat menciptakan ekosistem baru bagi alam. Keberagaman Fauna akan menyebabkan terbentuknya ekosistem yang lebih stabil yang pada akhirnya akan menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan demikian pengendalian secara alami akan terjadi dan menekan penggunaan pestisida kimia dan menurunkan biaya produks, selain itu refugia dapat memperindah lingkungan. Penulis : FITRI YULIAN EAKAWATI, SP. NIP : 19820711 201706 2 001 WILKER : BPP SARIREJO KABUPATEN LAMONGAN