tanaman cabe merah (capsicum annum l ) ialah tanaman perdu dengan rasa buah pedas yang disebabkan oleh kandungan kapsaisin.agar dapat berhasil dengan baik,budidaya cabe merah diupayakan untuk memenuhi persyaratan teknis optimal sehinggu sehingga dapat diproduksi secara teratur sepanjang tahun dengan produksi dan mutu yang optimal.sebagai tanaman semusim yang diperlukan setiap hari,budidaya cabe merah perlu dilakukan secara teratur dengan lahan tanman yang relatif tetap sepanjang tahun. tanaman cabe merah dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah yang cukup subur,drainase dan aerasi tanah cukup baik dan air tersedia selama pertumbuhan dan perkembangan tanaman itu sendiri.tingkat ke asaman ( ph ) tanah yang sesuai.untuk menghindari munculya berbagai masalah dalam berbudidaya cabe merah,terutama terhadap keamanan produk dan lingkungan,perlu dilakukan usaha budidaya cabe merah secara benar termasuk juga dalan penanganan pengendalian opt ( organisme pengendalian tanaman terpadu .kegiatan pengendalian opt dilakukan dengan sistem terpadu untuk menurutkan populasi opt atau intensitas serangan sehingga tidak merugikan secara ekonomis dan aman bagi lingkungangnya. proses pelaksanaan.langkah langkah dalam pelaksanaan pengendalian opt ialah : melaksanakan pengamatan opt secara berkala ( seminggu sekali ) dengan mengambil contoh untuk mengetahui jenis hama dan populasinya. mengenali dan indentifikasi gejala serangan,jenis opt,dan musuh alaminnya. perkiraan opt yang perlu diwaspadai dan dikendalikan.melakukan konsultasi kepada petugas php/popt. mencatat setiap kegiatan yang dilaksanakannya. jenis - jenis hama dan pengendaliannya. a.thrips ( thrip parvispinus karny ) gejala serangan,hama berkembang pesat di saat musim kemarau,dan pada musin hujan populasinya berkurang karena banyak hama thrips mati akibat tercuci air hujan.hama ini menghisap cairan permukaan bawah daun terutama daun muda.seranagn di tandai bercak bercak putih.daun yang terserang berwarna coklat tembaga,mengeriting,keriput dan mati.serangan berat menyebabkan daun tunas atau pucuk menggulung kedalam dan muncul benjolan seperti tumor,pertumbuhan tanaman juga terlambat dan kerdil bahkan pucuknya menjadi mati. pengendalian kultur teknis,menggunakan mulsa plastik yang dikombinasikan dengan tanaman perangkap.cara ini efektif untuk menunda serangan yang biasanya terjadi pada umur tanaman 15 hari setelah tanam. fisik mekanis ,menggunakan perangkap likat biru atau putih sebanyak kira kira 40 buah/ha,dipasang semenjak tanaman umur 2 minggu setelah tanam hayati,pemanfaatan musuh alami seperti predaktor kumbang,tunggau,kepik. b.hama tungau tungau yang biasa menyerang tanaman cabe ialah tungau merah (polyphagotarsonemus latus) dan tungau merah ( tetranycus.sp) tungau di jumpai juga menyerang tanaman singkong.pada tanaman cabe ,serangan tungau membuat daun keriting menggulung ke bagian kebawah seperti sendok terbalik.daun menjadi tebal dan kaku sehingga pembentukan pucuk terlambat.lama kelamaan daun akan menjadi coklat dan mati. pengendalian pengendalian tehnis,tanaman yang terserah parah dicabut sedangkan yang belum parah dipotong pucuk - pucuknya .sisa tanaman yang terserang dibakar agar tidak menjangkiti tanaman yang lain.untuk mencegahnya usahakan areal penanaman cabe tidak berdekatan dengan tanaman singkong.menjadi kebersihan kebun enfektif mengurangi serangan tungau. penggunaan kimiawi,tungau hanya bisa diberantas dengan racun tungau seperti akarisida,bukan dengan insektisida.diliat dari fisiknya,tungau berkaki delapan berbeda dengan serangga ( insek ) yang berkaki empat. c.hama lalat buah serangan lalat buah ( bactrocera dorsalis ) pada tanaman cabe bisa menyebabkan kerontokan buah.buah cabe tidak sempat di panen karena keburu rontok ke tanah.pada buah yang terserang apabila di belah terdapat larva lalat.bila tidak dibersihkan,larva pada buah cabe yang rontok akan menjadi pupa di dalam tanah,sehingga siklus serangan akan terus berulang. pengendalian pengendalian teknis.pungut dan kumpulkan buah cabe yang rontok,kemudian di musnahkan dengan cara membakarnya.hal tersebut penting agar lalat tidak menjadi pupa yang bisa bersemayam di dalam tanah. pengendalian kimiawi,bisa menggunakan perangkap lalat dengan menggunakan atraktan yang mengadung methyl eugenol.teteskan obat tersebut pada kapas dan masukan pada botol bekar air meneral.pemangsangan perangkap bisa dilakukan setelah umur tanaman cabe satu bulan.bila serangan parah,semprot dengan insektisida pada pagi hari,ketika daun masih berembum dan lalat belum berkeliaran penulis : ngatijan.sp kecamatan ukui