Loading...

Pengendalian Penyakit Bercak Daun Baur (Diffuse leaf-spot) pada Tanaman Ubi Kayu

Pengendalian Penyakit  Bercak Daun Baur (Diffuse leaf-spot) pada  Tanaman Ubi Kayu
Petani dalam budidaya ubi kayu banyak menghadapi masalah yang dapat menurunkan produksi dan kualitas umbi. Masalah tersebut diantaranya adalah adanya gangguan hama, penyakit, dan gulmaPenyakit tanaman disebabkan oleh patogen yang berupa jazat yang berukuran sangat kecil (mikroskopis), antara lain: jamur, bakteri mikroplasma dan virus tanaman. Patogen tersebut apabila menginfeksi tanaman selanjutnya akan berkembang biak dan menyebar di dalam tanaman, dan akhirnya tanaman mengalami kerusakan yang disebut dengan gejala penyakit. Gejalan penyakit pada ubi kayu dapat dilihat pada daun, batang, dan umbi. Salah satu penyakit yang menyerang tanaman ubi kayu adalah Bercak Daun Baur Gejala Penyakit bercak daun baur disebabkan oleh jamur C. viscosae dan banyak menyerang daun-daun tua dibanding daun muda. Gejalanya berupa bercak berukuran besar (mencapai seluas seperlima luas daun), berwarna coklat tanpa batas yang jelas. Seringkali bercak terdapat pada ujung daun, berbentuk seprti huruf V terbalik. Permukaan atas bercak berwarna coklat merata, tetapi permukaan bawah pada pusat bercak berwarna coklat terdapat warna keabu-abuan yang sebenarnya merupakan spora jamur. Sering pada satu daun terserang bersama penyakit bercak coklat.BioekologiPenyakit bercak daun baur banyak menyerang tanaman ubi kayu terutama pada musim hujan di daerah yang panas bersama dengan penyakit barcak daun coklat Pengendalian Pengendalian penyakit bercak daun baur dapat dikendalian antara lain dengan: 1) menaman varietas tahan seperti Malang-4, Malang-6, Adhira-4 dan faroka; 2) mengatur jarak tanam agar tidak terlalu rapat untuk mengurangi kelembaban; 3) penyemprotan dengan fungisida. Sumber: Litbang PertanianPenulis : Marwati (Pusat Penyuluhan Pertanian-BPPSDMP-Kementan)