Loading...

PENGENDALIAN PENYAKIT CACING PADA TERNAK SAPI

PENGENDALIAN PENYAKIT CACING PADA TERNAK SAPI
Potensi sapi potong di Kabupaten Kepulauan Selayar sangat menjanjikan, dengan keadaan tanah yang subur sehingga pakan berupa hijauan yang merupakan kebutuhan sapi seharusnya juga lebih mudah didapatkan. Peternakan sapi telah dikenal sejak lama sebagai usaha sampingan masyarakat dan hanya beberapa orang saja yang benar benar mengelolanya sebagai usaha ataupun bisnis. Rata-rata penduduk memelihara sapi potong hanya sebagai harta simpanan saja, padahal potensi peternakan sapi itu sendiri bila dikelola secara baik dan benar sangat besar.Tehnik pemeliharaan yang umum dilakukan masih tradisional dengan tidak mengandangkan ternaknya dan belum melakukan pemberian pakan yang berkualitas dan bahkan membiarkan ternak sapi untuk mencari pakan sendiri. Hal ini yang menyebabkan Ternak sapi di Kabupaten Kepulauan Selayar sangat rentan terhadap penyakit Cacing dan jika tidak dikendalikan akan sangat merugikan peternak itu sendiri.Penyakit cacing merupakan penyakit yang paling sering menyerang ternak sapi yang dipelihara secara tradisional dan tergolong penyakit yang mudah ditangani tergantung dengan banyak/sedikit-nya cacing dalam tubuh, jenis cacing yang menyerang (cacing hati, cacing pita, cacing gilig/nematoda). Jenis cacing yang menyerang sapi sebenarnya sangat banyak jenisnya. Namun yang paling sering menyerang adalah jenis cacing hati dan cacing pita, biasanya disebabkan oleh kondisi pakan yang tidak bersih / mengandung larva cacing pada rumput hijauan. Proses pengobatan biasanya dilakukan dengan melumpuhkan cacing sehingga cacing yang mati tersebut akan ikut keluar melalui kotoran sapi. Ciri dan Gejala Umum Penyakit Cacing pada sapi adalah:1. Sapi tidak nafsu makan2. Sapi terlihat kurus dari hari ke hari3. Susah buang air besar / tidak teratur4. Diare berkepanjangan dan mencret5. Gerakan melemah dan mata sayu6. Nafas terengah – engah7. Hidung dan mulut mulai kering Pengendalian Penyakit Cacing Dalam pengendalian penyakit, yang lebih utama dilakukan adalah pencegahan penyakit daripada pengobatan, karena penggunaan obat akan menambah biaya produksi dan tidak terjaminnya keberhasilan pengobatan yang dilakukan. Usaha pencegahan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan sapi : 1.Pemanfaatan kandang karantina. Sapi potong bakalan yang baru saja di datangkan ada baiknya dipisahkan terlebih dahulu atau dikarantina. Hal tersebut bertujuan untuk memonitoring keadaan sapi sapi baru tersebut, dan juga sebagai cara untuk mebuat sapi beradaptasi dengan lingkungannya yang baru.Waktu karantina sapi sekitar satu minggu. Pada saat dikarantina, disarankan sapi diberi obat cacing. 2. Selalu menjaga kebersihan kandang sapi potong. Sapi yang digemukkan secara intensif akan menghasilkan kotoran yang banyak karena mendapatkan pakan yang mencukupi, sehingga pembuangan kotoran harus dilakukan setiap saat jika kandang mulai kotor untuk mencegah berkembangnya bakteri dan virus penyebab penyakit3. Usahakan kandang tidak sering lembab, 4. Jangan terlalu sering menggembalakan sapi karena kita tidak bisa mengontrol kebersihan rumput yang dikonsumsi oleh sapi5. Sisa pakan di kandang jangan dibiarkan terlalu lama, segera buang atau olah menjadi pupuk tanaman6. Berikan obat cacing secara rutin dan berkala (biasanya dua bulan sekali)7. Obat yang biasanya digunakan oleh dokter hewan di Kabupaten Kepulauan Selayar adalah Albenol.8. Pengobatan tradisional dengan pemberian daun tembakau atau bawang putih karena sangat efektif dan tidak terdapat efek samping.9. Jika Cacing sudah menyerang mata ternak maka pengobatan dilakukan dengan menyemprotkan Vetoxy LA pada mata ternak tersebut.PenutupPenyakit cacing dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar, karena meskipun ternak diberi pakan dengan kualitas yang baik, pertumbuhannya terhambat sehingga perlu dilakukan pencegahan bagi ternak yang masih sehat dan pengobatan bagi ternak yang sudah terserang. Pencegahan dapat dilakukan dengan memperbaiki manajemen pemeliharaan dan pemberian obat cacing secara rutin sedang pengobatan dilakukan disamping pemberian obat cacing juga pengobatan tradisional. Penulis : Rosdiana, S.PtPenyuluh Pertanian MadyaKabupaten Kepulauan Selayar