Loading...

PENGENDALIAN PENYAKIT KRESEK PETANI BONJOL

PENGENDALIAN PENYAKIT KRESEK PETANI BONJOL
Kecamatan Bonjol merupakan salah satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Pasaman, sebagian besar masyarakatnya sangat tergantung dengan hasil pertanian dari padi sawah. Namun beberapa tahun terakhir serangan penyakit kresek atau hawar daun yang disebabkan oleh bakteri xanthomonas oryzae pv. oryzae yang dapat menginfeksi tanaman mulai dari pembibitan sampai panen ini telah sering menyerag pertanaman padi. Untuk mengatasi permasalahan yang ada, beberapa kiat untuk mencegah dan mengendalikan penyakit kresek yang efektif dilakukan oleh masyarakat tanpa mengeluarkan biaya yang mahal adalah sebagai berikut : 1. Menggunakan Benih yang sehat dan jelas asal usul benih. Petani perlu mengetahui asal usul benih, agar petani mengetahui tingkat kesehatan benih yang diergunakannya. Penggunaan benih yang sehat menjadi faktor utama untuk mencegah terserangnya penyakit kresek secara awal pertumbuhan, benih yang sehat bisa dengan cara menggunakan benih yang berlabel. 2. Penggunaan jarak tanam legowo 2 : 1 Memberikan jarak tanam dan ruang bagi tanaman akan selain meningkatkan hasil pertanaman juga akan membantu mengatasi penyakit hawar daun atau yang dikena dengan penyakit kresek. Salah satunya dengan menggunakan pola tanaman Legowo sudah lama dianjurkan oleh pihak pemerintah, selain untuk menghindari atau mencegah terjadinya serangan hama maupun penyakit pada tanaman padi, pola tanaman legowo ini sudah diteliti oleh para ahli bahwa dapat meningkatkan hasil dan lebih mudah untuk pengendalian maupun pemupukan terhadapat tanaman padi. 3. Menggunakan pengairan berselang (Intermiten) Di Kecamatan Bonjol termasuk daerah yang banyak sumber air dan sebagian besar lahan persawahan telah termasuk dalam sawah irigasi. Penyebaran penyakit kresek salahsatunya dengan pengairan yang berlebihan, bakteri akan mudah sekali manyebar melalaui air sehingga jika tanaman padi terus menerus direndam air, tanaman padi akan semakin besar peluang terinfeksi penyakit kresek. oleh karena itu disarankan menggunakan pengairan berselang atau Intermiten. 4. Jangan berlebihan menggunakan pupuk Urea Alih-alih agar tanaman padi bisa lebih hijau dan sehat seringkali petani menggunakan pupuk urea secara berlebihan, hal ini bukannya tanaman padi menjadi hijau dan lebih sehat malah tanaman padi akan lebih rentan terhadap hama dan penyakit termasuk terinfeksinya penyakit kresek. Gunakanlah pemupukan sesuai spesifik lokasi yang telah direkomendasikan sebanyak 250 kg/hektar. 5. Hindari menggunakan jerami yang terinfeksi penyakit kresek Jika tanaman padi sudah terkena penyakit kresek, sebaiknya lahan pertanian hindari penggunaan jerami yang telah terinfeksi penyakit kresek, untuk pencegahan lakukan pembakaran terhadap jerami yang terinfeksi tersebut. walaupun baik untuk kompos namun jika jerami sudah terinfeksi sebaiknya dimusnahkan saja. Demikian cara mencegah dan mengendalikan Penyakit Kresek yang efektif di Kecamatan Bonjol dengan menekan penggunaan biaya, sebenarnya langkah-langkah diatas merupakan garis besar untuk pencegahan dan pengendalian penyakit kresek, untuk lebih jelas bisa menghubungi petugas yang menangani tentang hama dan penyakit didaerah kalian masing-masing. Penyuluhan pada petani memegang peranan penting dalam menekan laju perkembangan penyakit hawar daun ini, maka penyuluh pertanian lapangan harus membantu menyebarkan informasi. ==Prast==