PENGENDALIAN PENYAKIT PADA TANAMAN CABE DI POKTAN KARYA TANI DUA DESA ALASNYIUR KECAMATAN BESUK KABUPATEN PROBOLINGGO
1. BERCAK DAUN. Terdapat bercak – bercak hitam dan bulat pada daun, daun menguning dan rontok. Penyebab penyakit ini adalah jamur (Cercospora capsici). Serangan penyakit ini terjadi pada kondisi kelembaban tinggi, yaitu pada musim penghujan.Pengendalian dengan penyemprotan fungisida Antracol, Starmil atau Score2. ANTRAKNOSA / PATEK. Gejala kecambah layu saat disemai dan mati, mati pucuk (pucuk batang mengering), busuk kering padabatang dan daun, busuk pada buah (terdapat bulatan hitam pada buah seperti terbakar). Penyebanya adalah jamur Colletotrichum capsici dan Colletotrichum gloeosporioides4. LAYU FUSARIUM. Penyakit ini disebabkan oleh jamur/cendawan Fusarium sp., Verticilium sp. dan Pellicularia. Gejala tanaman kelihatan segar pada pagi dan sore hari, dan layu pada siang hari dan kembali segar pada sore hari hingga akhirnya mati.5. LAYU BAKTERI. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Pseudomonas solanacearum. Bakteri ini menyerang pada jaringan batang. Bisa dicegah dengan pemberian bakterisida seperti agrimicyn, agrept atau bactomicyn.6. BUSUK BUAH. Ada dua macam busuk buah pada tanaman cabe. Yaitu busuk yang disebabkan oleh lalat buah (busuk basah) dan busuk yang disebabkan oleh cendawan (busuk kering). Pengendalian :– Busuk Basah : Gejala pada buah cabe muda tangkai atau bagian pucuk/ujung buah menguning, terdapat larva didalam buah. Gejala pada buah cabe yang sudah merah, buah membusuk, berair dan mudah rontok.7. VIRUS KUNING/KERITING BULE. Gejala daun dan batang menguning dan biasanya keriting. Sampai saatini belum ditemukan racun untuk membasmi penyakit ini. Penyebabnya adalah virus gemini danditularkan oleh kutu kebul dan kutu daun. Penanggulanganya dengan cara memilih bibit unggul yang tahan terhadapvirus gemini dan membasmi vektornya/penularnya yakni kutu kebul dan kutu daun.