Loading...

PENGENDALIAN SERANGAN PENYAKIT KRESEK (HAWAR DAUN BAKTERI) PADA TANAMAN PADI YANG DISEBABKAN OLEH Xanthomonas sp

PENGENDALIAN SERANGAN PENYAKIT KRESEK  (HAWAR DAUN BAKTERI) PADA TANAMAN PADI YANG DISEBABKAN OLEH Xanthomonas sp
Serangan penyakit kresek (Hawar Daun Bakteri/BLB) pada tanaman padi telah meresahkan para petani padi, sekarang ini kresek telah menjadi penyakit utama, kerugian yang ditimbulkan oleh serangan kresek mencapai 75%.Serangan penyakit kresek mengakibatkan kerusakan tanaman dan menurunkan produksi, bahkan dapat mengakibatkan terjadi fuso. Serangan penyakit ini dapat terjadi pada fase bibit, tanaman muda dan tanaman tua.Gejala serangan :1. Pucuk daun menguning menjalar melalui pinggir daun hingga kepangkal2. Pada serangan berat daun padi tampak mongering3. Dalam waktu 30 hari dapat mengakibatkan fuso4. Pada tanaman muda mengakibatkan rebah5. Gabah hampa / gabah tidak terisi sempurna PENULARANPenyakit menyebar terbawa air, angin dan benih, perkembangan penyakit ini dipengaruhi oleh kelembaban tinggi dan suhu rendah (20-22 C). PENGENDALIAN Belum ditemukan cara pengendalian yang dapat dianjurkan, namun pengeringan berkala (satu hari digenangi tiga hari dikeringkan) dan penggunaan pupuk kalium (KCL) dapat menurunkan keparahan penyakit. Usaha pengendalian perlu memanfaatkan varietas tahan dan juga manajemen pupuk (N yang tidak berlebihan, P & K yang cukup). Penyakit ini dapat ditekan dengan menanam dalam larikan jajar legowo, system tanam legowo dapat memperbaiki iklim disekitar tanaman dan pergiliran varietas. Perlakuan benih padi secara khusus yakni dengan melakukan perendaman selama 12-24 jam dengan bahan aktif A. Clorobromosianuric 50 %, tujuannya pencegahan sejak dini dengan membersihkan benih dari bakteri yang menyebabkan penyakit kresek.