Loading...

PENGGUNAAN BIO PESTISIDA PADA TANAMAN BAWANG MERAH

PENGGUNAAN BIO PESTISIDA PADA TANAMAN BAWANG MERAH
PENGGUNAAN BIO PESTISIDA PADA TANAMAN BAWANG MERAH Biopestisida adalah pestisida yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti tumbuh-tumbuhan yang berpotesi digunakan untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Tanaman yang biasa digunakan dalam pembuatan biopestisida ini antara lain daun mimba, mahoni, biji srikaya, empon-empon seperti kunyit, temulawak, dan tanaman lainnya. Kombinasi dari tanaman-tanaman tersebut bersifat menolak hama, menghasilkan racun, mengganggu siklus pertumbuhan hama, dan mengganggu pencernaan atau merubah perilaku hama. Keuntungan menggunakan biopestisida dalam pengendalian hama dan penyakit : Tidak menimbulkan residu pada tanah Aman bagi manusia dan ternak karena residunya mudah hilang Produk pertanian menjadi lebih sehat Tidak menyebabkan resisten pada hama dan lainnya Bahan yang digunakan nilainya murah dan tersedia di sekitar dan bisa dibuat sendiri. Mudah terurai (biodegradable) di alam, sehingga ramah lingkungan. Dosis yang digunakan tidak terlalu mengikat dan beresiko dibandingkan dengan pestisida sintesis. Mengatasi kesulitan ketersediaan dan mahalnya harga pestisida sintetis/kimiawi. Contoh Bio Pestisida : BAHAN Jahe : 50 Gram Lengkuas : 50 Gram Temu Lawak/Temu Giring : 50 Gram Temu Putih : 50 Gram Kencur : 50 Gram Kunyit : 50 Gram Lempuyang : 50 Gram Bawang Merah : 50 Gram Bawang Putih : 50 Gram Orok-orok babi : 250 Gram Bertawali : 50 Gram EM4 : 100 Ml Gula Merah : 100 Gram Air Bersih : 10 Lt ALAT Pisau Parut/tumbukan/blender Ember Panci Kompor Kain saringan Jerigen Plastik dan tali pengikat CARA MEMBUAT Semua bahan ditimbang kemudian dibersihkan (jahe, lengkusd, dll) Bahan yang telah dibersihkan kemudian ditumbuk dan diblender Setelah lembut kemudian ditambahkan air +/- 10 liter, kemudian direbus sampai mendidih Angkat dan dinginkan sampai benar-benar dingin Setelah dingin kemudian tambahkan gula/molase dan EM4 Aduk sampai rata, kemudian ditutup pakai plastic dan kemudian diikat Disimpan ditempat yang sejuk selama +/- 7 hari, dan setiap 2 hari sekali harus dibuka dan diaduk Setelah 7 hari kemudian disaring dan kemudian digunakan CATATAN : OPT sasaran adalah WBC, WS, Belalang, Penyakit Pada Tanaman Padi dan juga Sayuran Dosis 1 tangki hand sprayer (ukuran 15-16 lt) 1 gelas aqua +/- 200 ml Penulis : Udin Zaenudin, SP (THL-TBPP)