Loading...

PENGGUNAAN RHIZOBIUM PADA BUDIDAYA KEDELAI DI AREAL LAHAN HUTAN

PENGGUNAAN RHIZOBIUM PADA BUDIDAYA KEDELAI DI AREAL LAHAN HUTAN
Upaya peningkatan produksi kedelai di Kecamatan Penawangan sebagian dilaksanakan pada lahan hutan yang notabene belum pernah ditanami kedelai. Oleh karena itu penambahan inokulum bakteri Rhizobium mutlak diperlukan pada saat penanaman. Penambahan Rhizobium bertujuan agar tumbuh bintil-bintil pada akar tanaman, sehingga diharapkan tanaman kedelai tumbuh sehat dan berproduksi tinggi.Bintil-bintil akar yang terbentuk pada tanaman kedelai ataupun tanaman kacang-kacangan lainnya, berfungsi sebagai penyimpan zat makanan atau unsur mikroba penambat Nitrogen dalam tanah. Bakteri ini bersifat aerob. Bakteri Rhizobium dapat diperoleh dari lahan yang pernah ditanami kacang-kacangan dimana bakteri Rhizobium banyak berkembang di lahan tersebut. Inokulum atau tanah yang mengandung Rhizobium diambil dari lahan yang pernah ditanami kacang-kacangan pada saat pagi atau sore hari. Aplikasinya dilakukan dengan cara menaburkannya pada areal yang belum pernah ditanami komoditas kedelai. Aplikasi penaburan inoculum Rhizobium ini juga dilakukan pada sore hari.Selain diperoleh dari lahan yang pernah ditanami kacang-kacangan, Rhizobium juga sudah tersedia dalam bentuk kemasan yang merupakan Rhizobium pabrikan. Bakteri Rhizobium pabrikan umumnya digunakan untuk perlakuan benih atau seed treatment. Cara penggunaan dan dosis pemakaian biasanya sudah dicantumkan pada kemasan. Masing-masing merk dagang mempunyai aturan penggunaan yang dapat saja berlainan, sesuai petunjuk dalam kemasan. Misalnya pemakaian dengan dosis 10 gr Rhizobium untuk 10 kg benih kedelai. Contoh cara pencampuran : campurkan 10 gr Rhizobium dalam 10 kg benih, usahakan pencampuran dilakukan di tempat teduh, kemudian benih yang sudah dicampur Rhizobium segera ditanam untuk menghindari bakteri tersebut mati. Penggunaan Rhizobium pada tanaman kedelai sangat bermanfaat karena : • Dapat merangsang dan memperbanyak pembentukan bintil akar• Mempercepat perkecambahan biji dan pertumbuhan tanaman kedelai• Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi• Melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit• Mengurangi pemakaian urea hingga 100% dan pupuk Phospat hingga 50%• Meningkatkan sistem perakaran yang besar dan banyak Dengan pemakaian Rhizobium pada budidaya kedelai, tanaman akan tumbuh dengan baik dan pembentukan bunga serta buah bisa optimal. Lain halnya dengan tanaman yang tumbuh pada lahan yang kandungan Rhizobium di dalam tanahnya sedikit, maka tanaman akan tumbuh kurang subur sehingga buah sedikit dan produksinya rendah. Pemberian Rhizobium pada benih kedelai sangat berpengaruh pada pertumbuhan serta peningkatan hasil panen kedelai. Penulis : Karjono (Penyuluh THL-TBPP Kec. Penawangan)