Berdasarkan hasil pengamatan secara rutin dan berkala SL Dekon dengan pemberian pupuk organik serta penerapan Jajar Legowo 2 : 1 secara tepat dapat memberikan dampak sebagai berikut: Tanah Pemberian pupuk organik dapat memberikan dampak yang lebih baik bagi kesuburan tanah dengan dicirikan dari kondisi tanah sebelumnya yang agak keras menjadi lebih gembur Tanaman Pertumbuhan tanaman lebih baik, dapat dicirikan sebagai berikut : SL Dekon : Jumlah anakan produktip lebih baik, rata-rata 23/Rumpun, Jumlah bulir isi rata-rata: , 156,67 hampa : 6 Bobot akhir rata-rata : 4,5 kg à dengan hasil ubinan 6,96 GKP dan 5,96 GKG Kontrol : Jumlah bulir isi rata-rata: , 117 hampa : 5,67 Bobot control ubinan 4,2 kg à 6,49 TON/ GKP dan 5,56 TON/ GKG Hama dan Penyakit Perkembangan organisme pengganggu tanaman (OPT) berdasaran hasil pengamatan secara rutin dan berkala seminggu sekali dapat ditekan atau dikendalikan secara dini yaitu dengan cara pendekatan, pengendalian hama dan penyakit secara terpadu (PHT)dan penggunaan atau aplikasi pestisida yang tepat (5T), yaitu: tepat dosis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat cara dan tepat jenis atau disesuaikan dengan dengan kondisi dan keadaan hama dilapangan. Tingkat pengembangan hama yang tedapat diareal pertanaman dari mulai semai sampai dengan panen yang terdapat dipertanaman adalah sebagai berikut: Penggerek batang padi (PBP) atau kupu coklat mulai ada dipersemaian dan umur tiga puluh hari setelah tanam (30 hst) dapat dikendalikan dengan pengumpulan telur kupu serta penyemprotan insektisida sistemik ditambah penembus, perekat dan perata (untuk pencegahan agar telur tidak menetas). Busuk Leher/Teklik mulai terlihat menyerang pada umur lima puluh hari setelah tanam atau pada saat tanaman mulai mapak anak Hal hal Yang Perlu Di perhatikan Dalam Kegiatan Sekolah Lapang Varietas Unggul Baru Perlu adanya pelatihan-pelatihan ditingkat petani, hal ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan atau Sumber Daya Manusia (SDM) petani, Pelatihan-pelatihan tentang tehnik budidaya tanaman padi, seperti ; cara atau tehnik pemberian pupuk, pengamatan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), pemilihan Varietas Unggul serta sistim tanam yang tepat dan benar. Pemberian pupuk organik yang sesuai dengan dosis maupun waktu aplikasi serta penerapan sistim tanam jajar legowo 2 : 1 perlu dikembangkan dan diterapkan ditingkat petani. Perlu diadakan kegiatan bersama, baik petani, poktan dan instansi terkait dalam rangka untuk mengantisipasi perkembangan Penggerek Batang Padi, busuk leher/ Teklik. Perlu dilakukan kajian–kajian lebih lanjut di musim yang berbeda (rendengan).