Loading...

PENGOLAHAN KEDELAI MENJADI SUSU KEDELAI DAN NUGGET AMPAS SUSU KEDELAI

PENGOLAHAN KEDELAI MENJADI SUSU KEDELAI DAN NUGGET AMPAS SUSU KEDELAI
Kedelai merupakan salah satu komoditas pangan utama selain padi dan jagung yang menjadi target swasembada pemerintah sejak tahun 2017. Pengembangan tanaman kedelai ini bertujuan untuk meningkatkan produksi kedelai dalam negeri melalui intensifikasi dan ekstensifikasi budidaya tanaman kedelai. Saat ini, kemampuan petani memasok kebutuhan kedelai dalam negeri baru sebesar 41,82% dan sisanya dipenuhi oleh kedelai impor. Diseminasi teknologi pengembangan kedelai kepada pelaku utama melalui pendekatan kelompok perlu dilakukan tidak hanya tentang teknik budidaya saja, melainkan juga tentang pengolahan hasil panen. Hal ini bertujuan untuk merubah perilaku, keterampilan dan sikap pelaku utama guna mendukung pengembangan kelompok tani yang kuat dan mandiri, serta mampu menjalankan nilai-nilai kewirausahaan yang berbasis profit oriented sesuai dengan Permentan RI no. 67/Permentan/SM.050/12/2016. Melalui kegiatan pengolahan diharapkan antusiasme petani semakin meningkat sehingga pengembangan komoditas kedelai di Kabupaten Sumenep dapat berjalan lancar guna mendukung program pemerintah pusat. Salah satu produk olahan kedelai yang populer di masyarakat adalah susu kedelai. Susu kedelai merupakan hasil ekstraksi dari kedelai. Susu kedelai merupakan minuman kaya nutrisi, kaya akan kandungan protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, provitamin A, vitamin B komplek (kecuali B12) dan air. Susu kedelai seringkali digunakan sebagai pengganti susu sapi, selain harganya lebih murah juga aman dikonsumsi oleh penderita alergi protein hewani dan balita/anak-anak. Berikut ini manfaat kandungan nutrisi pada susu kedelai :1. Susu kedelai mengandung asam amino/protein lengkap dan hampir sama dengan susu sapi, namun kalorinya lebih rendah, sehingga baik bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh.2. Susu kedelai mengandung lemak tidak jenuh yang baik untuk meningkatkan HDL (lemak baik) dan mengurangi LDL (lemak jahat).3. Susu kedelai mengandung senyawa isoflavon yang bersifat antioksidan. Senyawa ini berperan untuk mencegah kerusakan sel akibat terpaparnya tubuh oleh radikal bebas.4. Konsumsi susu kedelai mengurangi resiko terjadiya diare khususnya pada anak-anak akibat intoleran terhadap laktosa atau alergi protein hewani.5. Susu kedelai baik untuk kesehatan saluran pencernaan karena mengandung serat, serta mampu mengurangi serapan lemak/kolesterol oleh tubuh.6. Susu kedelai mengandung vitamin A, B1, dan C lebih banyak dari susu sapi. Vitamin-vitamin tersebut berperan dalam meningaktkan daya tahan tubuh (kekebalan tubuh), sebagai antioksidan dan menjaga kerja organ. Limbah pembuatan susu kedelai yang berupa ampas kedelai juga dapat dimanfaatkan selain untuk pakan ternak, juga bisa diolah menjadi panganan enak seperti nugget ampas kedelai karena masih memiliki kandungan nutrisi seperti protein, lemak, karbohidrat dan serat. Melalui pengolahan limbah ampas tahu ini diharapkan memberikan nilai tambah baik dalam hal penyediaan nutrisi bagi keluarga ataupun memanfaatkan limbah produksi agar tidak menjadi sampah. Diseminasi pembuatan susu kedelai dan nugget ampas susu kedelai telah dilaksanakan di pertemuan rutin KWT. Anugrah, Desa Andulang, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep yang merupakan kelompok tani binaan penulis. Anggota merasa antusias melaksanakan tahapan demi tahapan karena ternyata mereka belum familiar dengan konsumsi susu kedelai. Mereka semangat menggiling kedelai secara manual karena sedang terjadi pemadaman listrik pada waktu pelaksanaan dan bersama-sama menikmati hasil olahan dengan dengan nuansa kekeluargaan. Tindak lanjut dari pelaksanaan penyuluhan ini adalah melaksanakan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana tingkat adopsi pelaku utama. Upload Oleh : DELLY HOS KAPILA, SP PPL Kecamatan Gapura, Kab. Sumenep