Loading...

PENGOLAHAN LAHAN DAN PENANAMAN BAWANG MERAH DI LUAR MUSIM

PENGOLAHAN LAHAN DAN PENANAMAN BAWANG MERAH DI LUAR MUSIM
Pengolahan LahanMenanam bawang merah di musim hujan dapat dilakukan di lahan sawah tadah hujan, lahan kering atau lahan tegalan yang tidak terlindung oleh pepohonan karena bawang merah menghendaki cahaya dan penyinaran penuh. Lahan yang sesuai dengan tanah bertekstur sedang sampai liat, dan berdrainase baik. Jenis tanah Latoso Cokelatasosiasi Latosol-Andisol, serta Andisol lebih cocok untuk pertanaman bawang merah musim hujan (off season) karena drainasenya lebih mudah dikendalikan. Tanah yang masam (pH Pengolahan lahan dapat dilakukan secara manual dengan pencangkulan atau menggunakan traktor, kemudian dibuat bedengan tanam dengan lebar bedengan 1,0 - 1,2 m dan panjangnya disesuaikan dengan keadaan lahan. Jarak antar bedengan pada lahan kering 20 - 30 cm, dibuat parit-parit dengan kedalaman 20 - 30 cm, tanahnya di atas bedengan sehingga tinggi bedengan sekitar 20 - 30 cm. Selanjutnya bedengan tanam dibentuk dan tanahnya diolah kembali (pengolahan ke dua) sampai rata dan rapi. Tanah selanjutnya diistirahatkan beberapa hari sambil menunggu pemupukan dasar dan penyiapan bibit bawang untuk ditanam. Penanaman Bawang MerahSebelum penanaman bawang merah, lahan harus dipersiapkan jauh -jauh hari. Tujuannya agar tanah sebagai media tanam siap ditanam. Bibit bawang merah adalah umbi yang sudah disimpan sekitar 2,5 - 4,0 bulan dan titik tumbuhnya mencapai 80 %, kondisi umbi segar, kekar, tidak cacat dan bebas dari hama/penyakit yang menempel pada umbi bawang merah. Umbi bibit yang akan ditanam ditrompes dari ikatannya atau dilakukan pemotongan ujung bibit yang hanya dilakukan apabila bibit bawang merah belum siap benar ditanam (pertumbuhan tunas dalam umbi 80 %). Tujuan pemotongan umbi bibit adalah untuk mempercepat pertumbuhan tunas dan umbi tersebut dapat pula diberi perlakuan fungisida diaduk dengan bibit dan dibiarkan beberapa jam sebelum ditanam.Jarak tanam pada lahan kering atau tegalan dan lahan sawah tadah hujan adalah 15 x 20 cm untuk umbi bibit ukuran agak besar dan 15 x 15 cm untuk umbi ukuran kecil (Penanaman bawang merah di musim hujan disarankan menggunakan mulsa jerami padi yang sudah kering, diaplikasikan setelah tanam dengan ketebalan 2 - 3 cm atau mengunakan mulsa plastik perak yang diaplikasikan sebelum tanaman pada bedengan yang telah diberi pupuk dasar. Bedengan dirapikan dan ditutup dengan mulsa plastik, bagian berwarna perak di atas. Selanjutnya dibuat lubang tanam sesuai jarak tanam dengan menggunakan alat khusus. Oleh Lasarus KL, Pusat Penyuluhan PertanianSumber : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, 2014. Teknologi Budidaya Bawang Merah di Luar Musim (off-season), Badan Litbang Pertanian