Loading...

PENGOLAHAN LAHAN SAWAH PADI

PENGOLAHAN LAHAN SAWAH PADI
Pengolahan lahan sawah merupakan tahapan kedua dari proses penerapan teknologi yang harus mampu dilakukan oleh petani pengelola padi sawah. Artinya Pengolahan lahan merupakan faktor yang berpengaruh langsung pada hasil produksi sawah. Karena itu lahan sawah yg akan ditanami padi wajib dilakukan pengolahan tanahnya. Tujuan dari pengolahan lahan sawah 1) Melumpurkan tanah sawah dengan sempurna agar memudahkan dalam penanaman padi, 2). Menghasilkan mikroba dari hasil pembenaman rumput dan sisa sisa tanaman yang akan menambah unsur hara lahan sawah, 3) Meratakan permukaan tanah sawah yang akan memudahkan pengairan dan penanaman benih padiPada saat melakukan pengolahan tanah pematang dan saluran. juga harus dibersihkan, diperbaiki dibuat kuat dan lebih tinggi dari lahan sawah. Fungsi pematang 1) Pada saat pengolahan tanah untuk menahan air agar tidak keluar dari petakan sawah, 2) Mengatur kebutuhan air selama ada tanaman padi. Pematang sawah harus selalu dalam keadaan baik dan bersih agar memudahkan perawatan tanaman padi. Tahapan proses Pengolahan Lahan Sawah Padi1. Membersihkan dan memperbaiki saluran dan pematang sawah ( galengan ). Saluran dan pematang harus dibersihkan dari rumput untuk mencegah hilangnya air dan mencegah terbawanya biji rumput kedalam petakan Pematang sawah dan saluran yang bersih dari rumput akan terbebas dari sarang penyakit2. Pencangkulan dilakukan pada sudut sudut petakan sawah menggunakan cangkul dengan tujuan untuk memperlancar pekerjaan pembajakan dan penggaruan. 3. Pembajakan dan penggaruan merupakan kegiatan yang terkait keduanya dilakukan untuk menjadikan sawah berlumpur dan siap untuk ditanami padi. Teknologi yang telah berkembang pembajakan sawah sekarang ini sudah dikembangkan dengan menggunakan traktor.Pembajakan lahan sawah padi dilakukan dengan tujuan 1) Lapisan olah akan terbalik dan hancur, 2) Ruput dan bekas tanaman akan terbenam dan tidak mungkin akan tumbuh, 3) Pupuk hijau yang disebarkan dipermukaan tanah akan terbenam dan tercampur dengan tanahPembajakan lahan sawah padiPengolahan tanah dilakukan secara tradisional menggunakan bajak dan garu, rekomendasi teknologi yang dianjurkan :1. Tanah sawah yang akan ditanami padi harus diolah 30 hari sebelum tanam atau lamanya pengolahan lahan sawah identik dengan umur benih padi disemaikan.2. Teknologi yang direkomendasikan seminggu sebelum dilakukan pembajakan lahan sawah harus diberikan air sampai basah yang berguna untuk melunakkan tanah dan supaya tanah tidak melekat pada mata bajak. Agar petakan sawah yang akan dibajak mendapatkan air cukup basah perlu dibuatkan saluran disekeliling petakan sawah dan dibagian tengah sawah dengan nenggunakan bajak atau cangkul.3. Rekomendasi yang dianjurkan pembajakan lahan sawah yang akan ditanami padi sedalam 15 – 20 cmSetelah sawah dibajak harus tetap digenangi air dengan tujuan agar a) pembusukan rumput dan bekas tanaman lebih cepat, b) bongkahan kecil tanah sawah hasil pembajakan akan menjadi lebih lunakPenggaruan lahan sawah padi Penggaruan lahan sawah padi dilakukan 2-3 kali dengan selang waktu 7 hari acuan rekomendasipenggaruan lahan sawah sebagai berikut : 1. Sebelum dilakukan penggaruan lahan sawah harus digenangi air selama kurang lebih 7 hari. Kemudian air dapat dibuang2. Penggaruan tahap pertama, tahapan berikutnya lahan sawah padi digenangi air kembali selama 7 hari kemudian air dapat dibuang3. Melakukan penggaruan tahap kedua selanjutnya petakan lahan sawah diberi genangan air sampai saat penanaman bibit padi. Maksud dari penggenangan air setelah penggaruan ;1. Supaya bongkahan bongkahan tanah bisa hancur2. Memberikan kesempatan pada rumput dan bekas tanaman untuk berkecambah,. Pertumbuhan kecambah kecambah inilah yang akan dimusnahkan dalam penggaruan berikutnyaTujuan dari penggaruan 1) Mengurangi air yang meresap kedalam tanah, 2) Membenamkan rumput dan bekas tanaman yang masih hidup, 3) Melumpurkan dan meratakan tanah, 4) Mempermudah penanaman bibit. Pada penggaruan terakhir dilakukan dengan tujuan 1) Meratakan tanah sebelum bibit padi ditanam, 2) Membenamkan pupuk dasar dan 3) Melumpurkan tanah dengan sempurna Nani Priwanti Soeharto – PP PPMKP CiawiSumber 1. Bercocok Tanam Padi Sawah Seri Penyuluhan Pertanian Bercocok Tanam Padi Sawah Buku 1 Direktorat Jenderal Pertanian dan Badan Pengendali Bimas.19732. Htpp//www.google.564037d,c2E Tahapan tahapan Pengolahan Tanah.,2013