Loading...

Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Kompos

Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Kompos
Mariana, SP. PPL Kecamatan Kota Juang. Kegiatan Penyuluhan ini dilakukan pada hari Kamis tanggal 11 Juli 2019, tepatnya dalam sebuah kegiatan yang dilakukan oleh pengurus Darma Wanita Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi teknik pengomposan berbahan dasar sampah rumah tangga dan dilanjutkan dengan kegiatan demonstrasi cara pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos yang bermanfaat. Pembuatan Kompos skala rumah tangga ini Mudah, Murah, Ramah Lingkungan dan tidak berbau. Manfaat Kompos sampah rumah tangga merupakan pupuk organik yang diperoleh dari hasil pelapukan limbah organik sampah organik hasil perlakuan manusia (rumah tangga). Perlakuan kompos melibatkan penambahan mikroorgnisme dekomposer atau aktivator ke dalam bahan. Manfaat kompos dari sampah rumah tangga adalah: Menghemat biaya pemakaian lahan tempat pembuangan akhir (TPA) lebih dari 50%, karena seluruh sampah organik diolah lagi dan dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian dalam skala luas. Pengolahan sampah organik tidak mencemari lingkungan, sehingga polusi air, tanah dan udara dapat berkurang. Sampah organik yang diolah secara baik dapat memberikan sumber pendapatan dan lapangan pekerjaan untuk industri pupuk organik. TPA dapat dijadikan tempat sekolah lapang yaitu mempelajari bagaimana cara mengelola sampah yang baik (Zainal et al., 2008). Secara keseluruhan bahan organik memiliki potensi yang lengkap untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Manfaat bahan organik secara fisik memperbaiki struktur dan meningkatkan kapasitas tanah menyimpan air. Secara kimiawi meningkatkan daya sangga tanah terhadap perubahan pH, meningkatkan kapasitas tukar kation, menurunkan fiksasi P dan sebagai reservoir unsur hara sekunder dan unsur mikro. Secara biologi, merupakan sumber energi bagi mikroorganisme tanah yang berperan penting dalam proses dekomposisi dan pelepasan unsur hara dalam ekosistem tanah. Ketika kita berbuat yang sedikit hanya dengan cara menangani sampah organik dirumah tangga masing-masing, berarti kita sudah membantu melestarikan Bumi, dengan efek baiknya begitu banyak, jelas kita sudah ikut berpartisipasi dalam mengurangi menumpuknya sampah, mengurangi populasi lalat dan mencegah berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh sampah, belum lagi kemudian menggunakan Kompos hasil sendiri untuk penghijauan Yang jelas sedikit banyak membantu mengurangi global warming.