BPP Aatau yang sering juga disebut BP3K merupakan tulang punggung (backbone) dari Agriculture War Room (AWR) di tingkat kementerian, karena di tingkat BPP merupakan bagian dari pusat pengendalaian dan pemanatauan kinerja pertanian berbasis kecamatan dibawah koordinasi Sistem Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Konstra Tani). Untuk itu peran BPP perlu dilakukan Revitalisasi. Kontra Tani dikembangkan dalam rangka untuk meningkatkan peran Penhyjuluh Pertanian yang bergerak dan bekerja tak ubahnya laksana Pasukan Komando Pasukan Khusus yang terdiri dari Penyuluh PNS, Penyuluh THL-TBPP, Swasta dan Penyuluh Swadahya. Pasukan tersebut diharapkan fokus pada bidang tugas masing-masing seperti tanaman pangan, hortikultura, Perkebunan, Pengawas Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), termasuk Pengawas Benih, Bibit hingga petugas Data. Dalam Rapat Kerja Rutin yang diselenggarakan oleh BP3K Kecamatan Aikmel, yang juga dihadiri oleh Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur Lalu Purna, mengatakan bahwa Konstra Tani harus didukung oleh Penyuluh yang handal dan kuat laksana Pasukan Khusus (Kopassus) agar dapat mendukung sepenuhnya dalam rangka Peningkatan Kapasitas BPP/BP3K dimasing masing Kecamatan. Konstra Tani yang merupakan implementasi dari Penguatan Kapasitas BPP/BP3K di Kecamatan akan disokong oleh sinergi dan koordinasi Konstra Tani di tingkat Kabupaten, Konstra Tani wilayah di tingkat Provinsi dan pusat. Ke depan, Lanjut Bapak Kabid Penyuluhan, Penguatan Peran BPP di Kecamatan akan diperkuat fungsinya mealalui dukungan Prasarana dan Sarana khususnya teknologi informasi seperti pemasangan jaringan Internet, Plus kapasitas ketenagaan yang akan di support penuh oleh Kementerian Pertanian Pusat. Diharapkan dengan adanya dukungan baik prasarana dan sarana serta SDM yng handal peran BPP akan dapat memberikan konstribusi yang luas untuk menjawab segala permasalahan yang ada dilapangan yang dihadapi petani dan lain-lain. Seperti diketahui bahwa locus pertanian adalah kecamatan. untuk itu data-data yang berkaitan dengan pertanian harus tersedia di konstra tani. khususnya dari hasil verval simluhtan sehingga Kementan dan seluruh jajarannya akan bekerja bahu membahu mendukung BPP dalam rangka mewujudkan swasembada pangan