Loading...

Penguatan Posluhdes sebagai garda terdepan pembangunan pertanian

Penguatan Posluhdes sebagai garda terdepan pembangunan pertanian
ada hari sabtu tanggal 7 desember 2019, PPL BPP Karangnunggal Dheni Sutiaji Priatna,SP Melaksanakan Pendampingan dengan melaksanakan Rapat Koordinasi Penguatan Posluhdes di sekretariat Posluhdes Karangnunggal Desa sebagai wilayah sentral produksi pertanian adalah pemasok bahan pangan dan bahan keperluan industri yang perlu diperkuat agar dapat berkesinambungan memainkan peranan sebagai wilayah sentral produksi pertanian. “Atas dasar landasan itu maka penumbuhan dan pengembangan Pos Penyuluhan Desa/kelurahan atau disingkat Posluhdes/Kelurahan terutama di desa/kelurahan dengan potensi pertanian sangat penting, sehingga diharapkan dapat mempercepat upaya peningkatan kemampuan masyarakat perdesaan utamanya pelaku utama dan pelaku usaha,” Berdasarkan Undang-Undang No.16 Tahun 2006 Tentang Sistem Penyuluhan Pertanian menyatakan bahwa kelembagaan penyuluhan di desa/kelurahan berbentuk posluhdes/ kelurahan yang bersifat non struktural dibentuk dan dikelola secara partisipatif oleh pelaku utama. Penyuluh Pertanian (PPL) dan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) yang berasal dari petani sukses diharapkan bisa berkantor di Posluhdes. Peran penyuluh pertanian swadaya dalam Posluhdes antara lain: 1) Membantu menginventarisir permasalahan petani di lapangan, 2) Memberikan informasi tentang teknologi spesifik lokalita yang telah berhasil dikembangkan penyuluh swadaya; 3) Memberikan pelayanan konsultasi agribisnis bagi petani/kelompok tani yang membutuhkan; 4) Mengembangkan model percontohan seperti demplot untuk mempercepat proses difusi teknologi telah berhasil dikembangkan penyuluh swadaya ke petani; 5) Mendorong partisipasi Pengurus Posluhdes bersama kelompok tani untuk menggerakkan kegiatan penyuluh pertanian di desa; 6) Memotivasi dan melibatkan diri penumbuhkembangan Posluhdes dan kegiatan penyuluhan pertanian yang diinisiasi oleh Posluhdes.