Loading...

Pengubinan Hasil Panen Padi di Kelompok Tani Suka Makmur Desa Sungai Tabukan Kecamatan Sungai Tabukan Kabupaten HSU

Pengubinan Hasil Panen Padi di Kelompok Tani Suka Makmur Desa Sungai Tabukan Kecamatan Sungai Tabukan Kabupaten HSU
Pengubinan merupakan istilah yang biasa digunakan oleh petugas pertanian maupun statistic untuk menghitung secara cepat dan sederhana hasil panen produk pertanian tidak hanya padi sawah. Namun teknik ini paling umum digunakan untuk memperkirakan potensi hasil gabah dalam luasan 1 hamparan ( 1 ha ). Untuk melakukan pengubinan ini ada tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh siapa saja yang ingin menghitung potensi hasil tanamannya. Prosesnya sangat sederhana, petani pun bisa melakukannya. Proses yang pertama kali harus dilakukan adalah hari yang tepat untuk pengubinan dan diupayakan tanaman padi yang akan diubin sudah benar-benar siap untuk dipanen ( fisiologis dan umurnya sudah tepat ). Alat ukur pengubinan juga harus disiapkan, alat berupa besi,besi yang dirangkaikan satu sama lain ukuran luasnya 2,5 m2, beserta alat timbangnya. Kemudian buku panduan BPS untuk mencari random kotak ubinan yang akan di ambil sebagai sample perhitungannya. Fungsi kegiatan pengubinan adalah para petani bisa mengetahui perkiraan potensi hasil dari tanaman padi mereka. Kegiatan pengubinan/pengukuran yang dibantu oleh petugas terkait yaitu dari PPL dan petugas stastistik Kecamatan. Panen untuk Kelompok Tani Suka Makmur Desa Sungai Tabukan Kecamatan Sungai Tabukan. Kebetulan sebagai tempat kegiatan tersebut di sawah milik salah satu anggota Kelompok Tani Suka Makmur Desa Sungai Tabukan,. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jum`at (06/4/2018). Hadir dalam pengubinan tersebut, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Sungai Tabukan Bapak Porwanto, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pertanian Kecamatan Sungai Tabukan Bapak Nasrul Khair, Babinsa Desa Sungai Tabukan Bapak Hadri, , KJF Kabupaten Ibu Nety Hastuti, PPL Kecamatan Ibu Nely Maulida, PPL Desa Bapak Yudi dan pemilik lahan. Setelah diadakan pengubinan bahwa hasil yang diperoleh 4 Kg dengan Varietas Ciherang atau tiap hektarnya sekitar 6,4 ton dan menurut dari petugas terkait, hasil tersebut cukup bagus terkait dengan hama yang menyerang padi saat ini.