Loading...

Pengubinan Padi Di Desa Tapus Kec.pampangan Kab. Ogan Komering Ilir

Pengubinan Padi  Di Desa Tapus Kec.pampangan Kab. Ogan Komering Ilir
Pengubinan merupakan istilah yang biasa digunakan oleh petugas pertanian maupun statistik untuk menghitung secara cepat dan sederhana hasil panen produk pertanian tidak hanya padi sawah. Namun teknik ini paling umum digunakan untuk memperkirakan potensi hasil gabah dalam luasan 1 hamparan ( 1 ha ). Kesalahan laten yang banyak dilakukan petani tidak dilakukannya pengubinan selepas panen padahal dari hasil ubinan yang dilakukan kita dapat mengetahui produktivitas padi dan perkembangannya dari produktivitas sebelumnya. Contohnya dilokasi KSA (Krangka Sample Area) desa Tapus Kec. Pampangan Kab. Ogan Komering Ilir setelah panen selalu melakukan pengubinan agar jadi pembanding produktivitas padi tiap tahunnya. Pengubinan ini dilakukan pada tanaman padi yang sudah siap untuk dipanen. Ubinan dapat diartikan sebagai luasan pada pertanaman, yang umumnya berbentuk persegi, ( untuk mempermudah perhitungan ), yang dipilih untuk mewakili suatu hamparan pertanaman yang akan diduga produktivitasnya dengan cara pengukuran dan penimbangan terhadap hasil panen sebagai sampel ( kg/ubinan ) dikali 10.000 m2 dan dibagi luas ubinan untuk hasil tanaman per hektar. Ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi dalam proses pengubinan . pertama ukuran ubinan perlu disesuaikan dengan system tanam dan orientasi pertanaman, sehingga panjang dan lebar ubinan memuat jumlah rumpun yang tetap atau habis dibagi dengan jarak tanam. Kedua agar tercipta hasil yang relevan, makan digunakan cara ubinan lama, yaitu dengan ukuran 2,5m X 2,5m agar ukuran ubinan mendekati persegi dengan luas sekitar 6,25m2, setelah didapatkan hasil ubinan maka kita konversikan hasil ubinan ke hektar. Peralatan yang perlu disiapkan sebelum pengubinan. Diantaranya bilah besi yang dirangkai membentuk kotak persegi sebanyak 4 buah dengan ukuran 2,5 m², alat timbang, dan buku panduan dari BPS untuk mencari random kotak ubinan yang akan diambil sebagai sample perhitungannya. Pengubinan selanjutnya dilaksanakan dengan mengambil contoh panenan padi area pemanenan seluas kotak yang sudah ditentukan. Kemudian menimbang hasil padi yg didapat dari lingkup pengubinan itu dan menghitung sesuai rumus BPS. Hasil pengubinan di desa Tapus kec. Pampangan yang didapat yaitu 2,8 kg yang konversikan menjadi 4,5 ton/ Ha. Dengan rumus BPS (10.000 : 6,25m2) X 2,8 kg = 4.500 kg. Turunnya hasil produksi Padi tahun ini dikarenakan musim kemarau yang sangat panjang. Disusun oleh : Lismawati (Penyuluh Pertanian Pelaksana Pemula) Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura kab.OKI, SUMSEL