PENGUJIAN KADAR AIR BENIH PADI DI GAPOKTAN SENTUL JAYA DESA SENDAUR
Benih merupakan sarana produksi penentu keberhasilan budidaya tanaman pangan. Benih merupakan alat perkembangbiakan tanaman yang berasal dari pembiakan generatif antara induk jantan dan betina yang merupakan salah satu faktor penting dalam budidaya tanaman. Oleh sebab itu benih yang diproduksidan tersedia harus bermutu tinggi agar mampu menghasilkan tanamanyang mampu berproduksi maksimal. Mutu benih padi sebagai penentu hasil akhir produksi padi. Kandungan air dalam benih berpengaruh terhadap viabilitas benih. Pengujian kadar air terhadap terhadap benih yang diteliti secara langsung di laboratorium. Kadar air pada benih adalah Kadar air benih merupakan berat air yang dikandung dan yang kemudian hilang karena pemanasan sesuai dengan aturan yang ditetapkan, yang inyatakan dalam prosentase terhadap berat. Penetapan kadar air yaitu untuk mengetahui kadar air benih sebelum disimpan dan untuk menetapkan kadar air yang tepat selama penyimpanan dalam angka mempertahankan viabilitas benih. Di Gapoktan Sentul Jaya Desa Sendaur Kecamatan Rangsang Pesisir dilakukan pengukuran kadar air benih padi penangkar sebanyak 20 ton .Pengujian kadar air benih dengan menggunakan alat Moisture Tester yang dapat langsung diketahui hasil kadar air benihnya. Moisture Meter adalah sebuah alat uji digital yang berfungsi untuk mengukur kandungan kadar air atau tingkat kekeringan suatu bahan atau benda. Moisture meter banyak juga disebut dengan tester kadar air. Alat ini juga dapat menghitung kelembaban dalam segala kondisi, baik terhampar, maupun dalam keadaan tersimpan disuatu tempat tertentu. Dari hasil pengujian didapat kadar air benih sebesar 12,2 %. Penulis : Fariz Al Asmi, SP PPL Desa Sendaur Kecamatan Rangsang Pesisir