Dalam rangka memcapai tujuan pembangunan pertanian, salah satunya adalah meningkatkan mutu pelayanan Unit Kerja Pelayanan Publik (UKPP) bidang pertanian kepada masyarakat.penghargaan Abdi Bakti Tani merupakan penghargaan yang diberikan kepada kepada UKPP yang berprestasi dalam meningkatkan kinerja pelayananya kepada publik.Tujuan penilaian Abdi bakti tani:• Mendorong dan memotivasi unit pelayanan guna berlomba menggerakkan sumberdaya dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas kinerja pelayanan• Mengusulkan UPT yang layak mendapatkan penghargaan AbdibaktitaniUnsur-unsur yang akan dinilai meliputi:1. Visi, misi, dan motto pelayanan2. Sistem dan prosedur pelayanan3. Sumber Daya Manusia (SDM) pelayanan4. Sarana dan prasarana.Dalam penilaian abdi bakti tani tingkat provinsi tahun 2017. Kabupaten Jeneponto di wakili oleh BPP Tamalatea. Walaupun merupakan BPP yang baru di bangun tahun 2014 dan baru pertama kali mengikuti lomba Abdi Bakti Tani namun BPP Tamalatea tetap Optimis untuk bisa menjadi juara lomba Abdi Bakti Tani tersebut.Tim Penilai Abdi Bakti Tani Provinsi Sulawesi Selatan melakukan penilaian Abdi Bakti Tani untuk unit kerja pelayanan publik berprestasi bidang pertanian di Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto pada hari Senin 14 Mei 2017.Tim yang berjumlah 12 orang tersebut, dipimpin Hj Andi Mirna, kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulsel ini menyampaikan bahwa Penilaian Abdi Bakti Tani untuk pelayanan publik berprestasi bidang pertanian bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan pendapatan petani. "Terdapat 4 point komponen yang menjadi penilaian yakni : komponen standar pelayanan, motto, tekad pemerintah daerah dan manfaat kepada masyarakat dan inovasi kreatif," ujarnya.Menyinggung peluang Sinjai bisa lolos ke tingkat provinsi dan pusat, Andi Mirna menegaskan, bahwa walaupun masih merupakan UKPP yang baru dibangun tetapi tetap harus optimis untuk menjadi dan juara dan bisa kita usulkan ke tingkat nasional.Sementara itu, kepala Dinas Pertanian Kabupatn Jeneponto Bapak Drs. Ahmad, MP juga memiliki sikap yang sama bahwa "kita tetap harus optimis dan tetap memberikan yang terbaik baik masyarakat mengingat keberadaan BPP Tamalatea yang sangat dibutuhkan oleh petani dan merupakan salah satu UKPP yang terbukti nyata hasil kerjanya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Kec. Tamalatea terutama di sektor pelayanan dan peningkatan hasil pertanian."Sedangkan Kepala BPP Tamalatea Bapak Pananrangi, SP., MSi mengatakan bahwa kami memiliki inovasi bernama "Tabe'…Gempar Sayur Mayur" yang merupakan singkatan dari Tanam Bersama Gerakan Pemanfaatan Lahan Pekarangan, dimana tujuan dari inovasi ini yaitu untuk merubah pola pikir masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan, mendekatkan pasar dan meningkatkan pola konsumsi sayuran yang sehat ( non pestisida dan pupuk kimia) dimana keunggulan dari inovasi ini adalah Sebagai Pasar Sehat.Penilaian kinerja unit kerja pelayanan publik ini dibuka oleh Asisten III Setdakab Jeneponto dan dihadiri oleh tim penilai dari provinsi, bagian organisasi Setda Jeneponto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto beserta jajarannya, serta Kepala Kecamatan Tamalatea. Ditulis Oleh : Kurniati, SP. Penyuluh Pertanian Muda Kec. Tamalatea Sumber : BPP Tamalatea