Loading...

Peningkatan Peran Penyuluh dan POSLUHDES Untuk Mensukseskan Program Pengasuhan Anak Berbasis Masyarakat (PABM)

Peningkatan Peran Penyuluh dan POSLUHDES Untuk Mensukseskan Program Pengasuhan Anak Berbasis Masyarakat (PABM)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupaya memperkuat perjuangan dalam melawan kekerasan terhadap anak seperti yang disampaikan oleh Dr. Netty Prasetiyani Heryawan dalam rapat yang diselenggarakan secara online teleconference di lingkungan OPD Jawa Barat.Jawa Barat, Senin 29 Februari 2016 - Perwakilan pemerintah di lingkungan OPD Jawa Barat akan bertemu di Citepus pada hari senin tanggal 29 Februari yaitu pada pertemuan yang akan membahas "Pengasuhan Anak Berbasis Masyarakat (PABM)" untuk memperdalam upaya bersama memberantas kekerasan terhadap anak.Pertemuan tersebut merupakan ajakan dari Dr. Netty Prasetiyani Heryawan selaku pemberi gagasan terhadap program PABM yang merupakan bentuk dari kegelisahan beliau terhadap isyu-isyu peningkatan kekerasan yang menimpa anak-anak khususnya di daerah Provinsi Jawa Barat. Pada pertemuan tersebut, para perwakilan dari OPD terkait akan menganalisis tantangan utama untuk melawan kekerasan terhadap anak dan menetapkan prioritas Pemerintah Jawa Barat untuk mengatasi hal tersebut.Menurut Ir. H. Kusmayadi Rostaman, MM selaku kepala Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Set. BAKORLUH PROV. JABAR), mengatakan bahwa ide atau gagasan tentang PABM merupakan ide orisinil pemerintah provinsi Jawa Barat yang harus di tindaklanjuti."Kami (Set. BAKORLUH PROV. JABAR) siap mengerahkan para penyuluh di setiap POSLUHDES seJawa Barat untuk membantu mengentaskan kemiskinan dan menghadirkan kesejahteraan sehingga Program Pengasuhan Anak Berbasis Masyarakat akan berjalan lancar, para penyuluh siap" ucap beliau yang langsung di berikan gemruh applause oleh para peserta seminar online teleconference yang diselenggarakan pada hari Jum'at 26 Februari kemarin yang di ikuti langsung oleh Dr. Netty Prasetiyani Heryawan selaku ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).Ibu Dr. Netty Prasetiyani Heryawan tertarik dengan saran dan masukan Ir. Kusmayadi terkait adanya para penyuluh beserta POSLUHDES yang nantinya bisa di berdayakan untuk membimbing tumbuh kembang anak, "Jadi para penyuluh nantinya tidak hanya tentang pertanian, perikanan dan kehutanan saja", ucap Ibu Dr. Netty Prasetiyani Heryawan.Ibu Dr. Netty Prasetiyani Heryawan ingin meningkatkan kemampuan penyuluh, dan menggunakan POSLUHDES sebagai posko yang membantu program PABM tersebut."Kita dapat membuat kemajuan besar dalam waktu kecil jika pemerintah provinsi Jawa Barat memberikan prioritas untuk masalah ini," kata Ir. Kusmayadi, mencatat bahwa peningkatan peran penyuluh akan mendorong kemajuan menuju kesejahteraan Jawa Barat.Author : N.M. ARIEF (Set. BAKORLUH PROV. JABAR)