Loading...

Peningkatan Produksi Padi Agam Tertinggi di Sumbar

Peningkatan Produksi Padi Agam Tertinggi di Sumbar
Kab. Agam - Kabupaten Agam berhasil meningkatkan produksi padi sebesar 13,93 persen, tertinggi di antara Kabupaten/Kota lain di Sumatera Barat. Hal ini berdasarkan Hasil Evaluasi Produksi Padi yang dibeberkan oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno pada Rakor Gabungan Kerjasama Pengembangan Padi, Jagung dan Kedelai dengan TNI AD Wilayah Barat. Dalam rakor yang digelar di Padang, (19/9), capaian ini menjadi bukti kongkrit Kabupaten Agam sebagai salah satu sentra pangan di Sumatera Barat, untuk terus berupaya meningkatkan hasil pangan demi mendukung swasembada pangan. "Produksi padi ini dicapai selama tahun 2015-2016", jelas Ir. Afdhal, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam yang menghadiri langsung Rakor tersebut. Dijelaskan Afdhal, pada tahun 2015, produksi padi di Kabupaten Agam adalah 326.891 Ton dengan luas areal panen 60.998 Ha, dan meningkat pada tahun 2016 menjadi 372.414 Ton dengan luas areal panen 66.172 Ha. Selain padi, komoditi jagung di Kabupaten Agam juga mengalami peningkatan produksi, dimana produksi pada 2015 sebesar 73.740 Ton menjadi 92.733 Ton pada tahun 2016. "Artinya, produksi jagung kita meningkat menjadi 25,76 persen dibanding tahun sebelumnya", ujar Afdhal. Kedepan, dibawah nahkoda Indra Catri-Trinda Farhan selaku Bupati-Wakil Bupati Agam melalui Dinas Pertanian, akan terus berupaya untuk mewujudkan peningkatan produksi pangan di Kabupaten Agam, lebih 5 persen per tahun sesuai target nasional, dengan berbagai program strategis seperti bantuan benih unggul, perbaikan jaringan irigasi, jalan usaha tani, bantuan alsintan dan lain sebagainya. Termasuk cetak sawah baru yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Mutiara seluas 71 Ha sebagai upaya untuk menjadikan Kabupaten Agam sentra tanaman pangan di Sumatera Barat. "Sebelumnya di tahun 2016, kita juga telah melakukan cetak sawah baru seluas 59 Ha", ungkap Afdhal. (M.Tasrif Sartana).