Loading...

Peningkatan Produksi Padi Melalui Upsus Pajale Di Kelompok Harumsari Desa Surakarta

Peningkatan Produksi Padi Melalui Upsus Pajale Di Kelompok Harumsari Desa Surakarta
Program peningkatan swasembada pangan melalui Program Upaya Khusus percepatan pencapaian swasembada pangan khususnya tanaman padi, jagung dan kedelai ( UPSUS PAJALE) . Hal ini dilakukan karena areal pertanian atau lahan pertanian yang masih berpotensi besar dan mayoritas permintaan penduduk di Indonesia terhadap ketiga komoditi ini cukup tinggi sehingga pangsa pasarnya masih terbuka lebar. Sasaran dari UPSUS PAJALE adalah kelompok tani atau gapoktan yang berusaha tani tanaman pangan. UPSUS PAJALE dilakukan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas di daerah-daerah sentra produksi Pangan Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon khususnya Desa Surakarta merupakan sentra tanaman pangan dengan luas areal baku sawah 149 ha. Kegiatan Panen Upsus dilakukan pada Jumat, 11 Oktober 2019 yang dihadiri oleh penyuluh (PNS dan THL), pengurus dan Anggota kelompok Harumsari Desa Surakarta. Sebelum kegiatan Upsus Pajale hasil ubinan rata-rata di kelompok Harumsari adalah 5,3 kg dengan produktivitas 8,2 Ton/ha GKP. Setelah ada kegiatan Upsus Pajale Hasil ubinan rata - rata menjadi 6,5 kg dan produktivitas 10 ton/ha GKP. Ada kenaikan Produktivitas 0,82 Ton/ha. Meningkatnya produksi dan produktivitas padi di lahan kelompok Harumsari merupakan peran serta adanya semangat yang tinggi dari penyuluh untuk mendampingi dan mengawal guna kesuksesan program swasembada pangan dan swasembada pangan berkelanjutan. yang bersinergi dengan petani diwilayah binaannya. Dari kegiatan Upsus Pajale ini diharapkan dapat menumbuh kembangkan keswadayaan dan kemampuan agribisnis petani dalam pemberdayaan petani menjadi gerakan nasional dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas padi. Sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Mendorong pemerintah daerah dan swasta pertanian dalam mereplikasi kegiatan pemberdayaan petani melalui sumberdana APBD atau sumber dana lain yang dapat di akses petani.