Hari selasa tanggal 26 November 2019 KWT Tunas Harapan I Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka menerima kunjungan dari perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Propinsi Riau yang di damping oleh perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Indragiri Hilir dan Penyuluh Pertanian Sungai Luar. Kegiatan ini merupakan peninjauan calon lokasi kegiatan Hatinya PKK tahun 2020 yang merupakan tindak lanjut dari permintaan yang disampaikan oleh KWT Tunas Harapan I kepada Dinas Ketahanan Pangan Propinsi Riau. Sebelumnya pada hari Jumat tanggal 8 November 2019 KWT Tunas Harapan I juga sudah mendapat pembinaan dan penyuluhan dari Tim Penggerak PKK Propinsi Riau dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir. KWT Tunas Harapan I lokasinya berada di Parit 5 Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka yang diketuai oleh Siti Asiah dengan jumlah anggota sebanyak 30 orang yang masing – masing anggota memiliki halaman yang cukup luas, jarak antar rumah tertata dengan rapi sehingga suatu saat kalau seandainya dilakukan pemanfaatan pekarangan melalui Hatinya PKK akan menambah keasrian dari halaman tersebut. HATINYA PKK merupakan singkatan dari Halaman, Asri, Teratur, Indah dan NYAman. Hatinya PKK merupakan suatu gerakan masyarakat untuk memanfaatkan halaman di sekitar rumahnya dengan tanaman pangan dan tanaman produktif/ keras ( bernilai ekonomis tinggi ), minimal untuk memenuhi keperluan dan tabungan keluarga serta meningkatkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan tanaman hias yang berfungsi untuk keindahan dan kenyamanan rumah. Kegiatan Hatinya PKK dilaksanakan dengan cara memanfaatkan lahan pekarangan untuk dikelola melalui pendekatan terpadu berbagai jenis tanaman, ternak, dan ikan. Sehingga akan menjamin ketersediaan bahan pangan yang beranekaragaman secara terus menerus berupa : Lumbung Hidup, yaitu pekarangan ditanami dengan tanaman yang mengandung karbohidrat (Umbi- umbian, jagung, dll.) secara segar. Warung Hidup, sebagian dari lahan pekarangan dapat ditanami sayur – sayuran dan buah – buahan yang dapat kita manfaatkan setiap hari. Apotek Hidup, sebagian pekarangan dapat ditanami tanaman toga yang sewaktu – waktu dapat diperlukan sebagai pertolongan pertama apabila sakit. Peternakan, sebagian halaman dimanfaatkan untuk beternak kelinci, unggas. Perikanan, sebagian halaman dimanfaatkan untuk budidaya ikan (lele, gurami, nila, belut, dll) dan Tabungan, sebagian halaman ditanami dengan tanaman bernilai ekonomi tinggi seperti kayu jati, kelapa, sengon,dll. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa dalam kegiatan ini nantinya KWT akan mendapatkan bantuan berupa benih, polybag dan pupuk. Bantuan tersebut akan dimanfaatkan oleh anggota KWT untuk menanami pekarangan masing – masing dengan berbagai tanaman tapi tidak terlepas dari swadaya anggota sendiri karena bantuan yang diberikan bukan merupakan paket lengkap seperti pada kegiatan KRPL hanya saja sebagai pemicu semangat saja. Kegiatan Hatinya PKK juga tidak terlepas dari bimbingan Tim Penggerak PKK yang bertugas dalam mengadakan penyuluhan dalam kegiatan dan pertemuan PKK, baik dari tingkat Kecamatan/Kelurahan/RW/RT/Kelompok masyarakat dalam upaya peningkatan rumah kurang sehat menjadi rumah sehat., mengadakan pendataan rumah sehat dan kurang sehat dan meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan kepada warga masyarakat sehingga tercipta HATINYA PKK dalam peningkatan Rumah sehat. Terakhir pada kegiatan tersebut tim meninjau sejauh mana pergerakan dari anggota KWT Tunas Harapan I dalam menyambut kegiatan Hatinya PKK tahun 2020, terbukti bahwa secara kesiapan mental semua anggota menyambut baik dan penuh semangat dibuktikan dengan sudah adanya beberapa orang anggota yang mulai memanfaatkan pekarangan dengan menanam tanaman sayuran, toga dan kolam ikan pola pekarangan. Disampaikan juga bahwa semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar, dan dijanjikan kalau kegiatan Hatinya PKK ini sukses akan membuka peluang bagi KWT Tunas Harapan I untuk mendapat bantuang kegiatan KRPL yang dananya dari APBN. Harapan semua anggota semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan bantuan yang diharapkan bisa secepatnya terealisasi. Selanjutnya juga minta bimbingan dan pembinaan dari penyuluh pertanian baik dari segi ilmu budidaya maupun dalam pemberdayaan kelompok. Oleh ; ZINATAL HAYATI, SP ( Penyuluh Pertanian BPP Sungai Piring)