Dari hanya sekedar iseng-iseng melihat perkembangan budidaya tanaman hidroponik di televisi, pak ‘Saiful’ nama panggilan sehari-harinya adalah salah satu pensiunan pegawai negeri sipil di kota Banda Aceh, mencoba belajar hidroponik secara otodidak dari mulai searching di internet sampai seringnya mengunjungi stand-stand pameran hidroponik. Awalnya beliau mencoba menanam timun (Cucumis sativus L) dengan menggunakan timba plastik sebagai wadahnya dan juga pak saiful membuat nutrisi hidroponik ini dengan meraciknya sendiri yaitu melarutkan pupuk NPK, urea dan KCL ke dalam satu wadah. Tetapi sayangnya setelah beberapa kali uji coba usahanya ini belum berhasil. Suatu ketika penyuluh pertanian mendatangi rumah pak Saiful yang saat itu sedang merawat tanaman pekarangannya, setelah mendengar permasalahan dari budidaya hidroponik yang di alami oleh petani, penyuluh pertanian memberikan penyuluhan tentang cara budidaya hidroponik yang benar serta mengajak petani tersebut untuk mengikuti pelatihan hidroponik yang diadakan di dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan kota Banda Aceh. Akhirnya kini pak Saiful sudah berhasil menjadi petani hidroponik yang mampu memasarkan sawi pakcoy dan selada hidroponiknya ke pasar sayur di daerah tempat tinggalnya. Hanya dengan mempunyai pekarangan seluas 2 x 3 meter pak Saiful sudah mempunyai instalasi hidroponik dengan sistim NFT (Nutrient film technique) yaitu suatu metode budidaya tanaman dengan akar tanaman tumbuh pada lapisan nutrisi yang dangkal dan tersirkulasi sehingga tanaman dapat memperoleh cukup air, nutrisi dan oksigen. Tanaman tumbuh dalam lapisan polyethylene dengan akar tanaman terendam dalam air yang berisi larutan nutrisi yang disirkulasikan secara terus menerus dengan pompa. Daerah perakaran dalam larutan nutrisi dapat berkembang dan tumbuh dalam larutan nutrisi yang dangkal sehingga bagian atas akar tanaman berada di permukaan antara larutan nutrisi dan pipa. Adanya bagian akar dalam udara ini memungkinkan oksigen masih bisa terpenuhi dan mencukupi untuk pertumbuhan secara normal. Faktor utama yang mempengaruhi perkembangan tanaman dalam hidroponik NFT adalah tersedianya nutrisi penunjang yang sesuai dengan jenis dan umur tanaman dan kestabilan kecepatan aliran nutrisi. Penulis : Yunita, STP Penyuluh Pertanian Pertama