Loading...

PENTINGNYA SARANA IRIGASI di KEC. KABUH KAB. JOMBANG

PENTINGNYA SARANA IRIGASI di KEC. KABUH KAB. JOMBANG
Gotong-Royong adalah ciri khas masyarakat wilayah kecamatan kabuh. Kegiatan ini dilakukan saat datangnya musim hujan tiba dimana sungai banyak terdapat sampah dan sarah yang dapat menyumbat Dam . Dam Kabuh ini dapat mengairi tidak kurang dari 500 Ha. Karena banyaknya areal sawah yang bisa dialiri oleh sungai maka perlu adanya perawatan yang baik . ada sekitar 4 Desa yang yang teraliri oleh sungai ini dan 2 desa yang pengairannya dengan bantuan pompa Air. Sungai Kabuh ini mempunyai mata air di Slaji desa Sumberaji Kecamatan Kabuh. Gotong-royong dilakukan secara bergilir. Dimulai dari Desa Karangpakis, Desa Kabuh dan Desa Banjardowo . Gotong Royong ini biasa disebut dengan Kerja Bakti. Kerja Bakti ini di pimpin oleh pengurus HIPPA dan di Koordinis oleh dinas Pengairan dan Pertanian. Karena Pengaruh alih fungsi lahan yaitu Tanah sawah menjadi Perumahan dan Pabrik , maka banyak saluran irigasi yang tersumbat akibat pengurukan tanah saat mendirikan bangunan. Sedangkan saluran irigasinya dibiarkan tersumbat. Hal ini akan merugikan petani di sekitarnya. Hal ini perlu campur tangan dari pemerintah untuk menegur pelaku yang membuat saluran irigasi ini jadi tersumbat , sehingga masalah ketersumbatannya saluran irigasi mudah diatasi. Sifat gotong-royong perlu kita bina sehingga semua pekerjaan bisa menjadi ringan. Kesadaran mayarakat perlu kita pupuk agar tetap lestari. Uluran tangan pemerintahan sangat diperlukan , baik pemerintahan Desa, Pemerintahan Kecamatan, Kabupaten Maupun Propinsi. Pembagian airnya pun dibuat jadwal sehingga tidak terjadi rebutan air. Pengelolaan airnya pun diatur oleh pengurus HIPPA . ada 3 (tiga) HIPPA yang mengurusi aliran Sungai Kabuh ini. Yaitu HIPPA Desa Karangpakis. HIPPA Desa Kabuh dan HIPPA Desa Banjardowo, semoga Dam Kabuh ini membuat masyarakat Tani menjadi semakin lebih makmur. Penulis : Abdul Wahab ( THL TBPP BPP Kabuh KAb. Jombang)