Penyakit ini disebabkan oleh jamur Helmintosporium Oryzae, gejala penyakit ini adalah adanya bercak coklat pada daun berbentuk oval yang tersebar merata di permukaan daun dengan titik abu-abu atau putih. Titik abu- abu atau putih di tengah bercak meruapakan gejala khas penyakit bercak daun coklat di lapang. Bercak yang masih muda berwarna coklat gelap atau keunguan berbentuk bulat. Pada varietas yang peka panjang bercak dapat mencapai 1 cm. Pada serangan berat jamur dapat menginfeksi gabah dengan gejala bercak warna hitam atau coklat gelap pada gabah. Jamur H. oryzae menginfeksi daun baik melaui stomata maupun menembus langsung dinding sel epidermis setelah membentuk apresoria, Konidia lebih banyak dihasilkan bercak yang sudah berkembang(besar) kemudian konidia di hembuskan oleh angin dan menginfeksi secara sekunder. Jamur dapat bertahan sampai 3 tahun pada jaringan tanaman dan lamanya bertahan sangat dipengaruhi lingkungan. Selain gejala di atas gejala lainnya yaitu menyerang pelepah, malai, buah yang baru tumbuh dan bibit yang baru berkecambah. Biji berbercak-bercak coklat tetapi tetap berisi, padi dewasa busuk kering, biji kecambah busuk dan kecambah mati. Pengendalian: (1) membakar sisa jerami, menggenangi sawah, menanam varitas unggul IR 48, IR 36, pemberian pupuk N di saaat pertengahan fase vegetatif dan fase pembentukan bulir; (2) menyemprotkan insektisida. Penulis : Fatiah S.P