Loading...

Penyakit-penyakit Durian (Durio zibethinus Murr.)

Penyakit-penyakit Durian (Durio zibethinus Murr.)
Durian (Durio zibethinus Murr) tersebar luas di Indonesia, meskipun tidak diperkebunan secara komersial, Sehubungan dengan hal ini penelitian mengenai pembudidayaan durian, termasuk penyakit-penyakitnya, belum banyak dilakukan.Di Malaysia dan Thailand durian telah banyak diperkebunkan. Penelitian mengenaidurian,termasuk hama dan penyakitnya,telah banyak dilakukan di kedua Negara tetangga ini.1. Kanker bercak (Phytophthora palmivora (Bult) BultKanker bercak merupakan penyakit yang paling merugikan pada durian di Malaysia dan Thailand. Untuk pertama kali penyakit ini dilaporkan di Malaysia Semenanjung pada tahun 1934,meskipun diperkirakan bahwa penyakit sudah diketahui paling sedikit sepuluh tahun sebelumnya.Di Indonesia adanya kanker bercak pada durian belum lama dilaporkan, dan terutama timbul pada kultivar impor,yang dikenal dengan nama durian Bangkok.Gejala adanya penyakit ini biasanya baru diketahui setelah kulit pangkal batang mengeluarkan blendok (gum) berwarna gelap,sering kali di dekat permukaan tanah. Penyakit meluas sehingga dapat menggelang pangkal batang. Banyak bagian kulit yang mati dan tampak jelas karena menarik serangga penggerek. Jaringan kulit, yang jika sehat berwarna merah jambu atau coklat muda, berubah menjadi merah kelam,coklat tua,atau hitam, Bagian yang sakit, yang dapat meluas ke dalam sampai ke kayu, tidak mempunyai batas yang teratur. Daun-daun rontok dan ranting-ranting mati dari ujungnya. Gejala ini dapat terjadi sebelum pangkal batang digelang oleh penyakit. Pohon yang sakit akhirnya mati, meskipun kadang-kadang dapat bertahan satu tahun atau lebih setelah infeksi (Cook,1975;Webwr,1973)Penyakit disebabkan oleh jamur PhytoptoRA Palmivora (Bult). Menurut Lim dan chan jamur membentk sporangium berpapil. Mudah terlepas,bulat telur atau jorong, pangkalnya membulat,dengan ukuran rata-rata 54 x 35 um. Sporangium mempunyai pedisel (tangkai) pendek,hialin, panjang tangkai ratra-rata adalah 2,6 um.Klamidospora bulat,besar, dan banyak, dibentuk setelah dua minggu, dengan garis tengah rata-rata 35 um. Jika dipasangkan dengan P.botryosa chee dari karet, dengan isolate Phytophthora palmivora dari coklat dan dari papaya, jamur dari duria dapat membentuk oospora, dengan garis tengah 21-31 um. Anteridium amfiginus.Dengan demikian jamur dari durian tadi adalah P.palmivora dengan tipe kompatibilitas A1.Menurut Anon.(1987/1988) di jawa busuk batang pada durian disebabkan oleh P.cactorum (Leb.et Cohn) Schroet,.meskipun indetifikasi jamur ini masih diragukan.Daur penyakit dengan cara dipancarkan jamur penyebab kanker bercak belum diketahui dengan pasti. Namum pada umumnya diperkirakan bahwa jamur dipancarkan oleh spora kembara.meskipun demikian,seperti kebanyakan Phytoptora yang pada umumnya bertahan dalam tanah, P.Palmvora durian diduga dapat tersebar dalam kebun bersama-sama dengan butir-butir tanah atau bahan organikyang terangkut oleh air. Mungkin jamur juga dipancarkan oleh serangga, sehingga dapat mencapai buah-buah yang tinggi letaknya.Faktur yang mempengaruhi penyakit di bantu oelh curah hujan yang tinggi. Jika curah hujan rendah,aktivitas miselium dan meluasnya kanker berlangsung jauh lebih lambat.Dalam cuaca kering pohon yang sakit dapat bertahan lama, dengan gejala kanker yang kulit luarnya mengelupas.Di Malaysia dan Thailand durian banyak yang diperkebunan sehingga membentuk kompleks-kompleks yang cukup luas.di sini penyakit dapat berkembangbiak dengan baik.Pengendalian1. Kebun harus mempunyai drainase yang baik untuk mencegah adanya kelebihan air.Harus diusahakan agar waktu hujan air tidak mengalir di permukaan tanah.2. Kebun diawasi dengan baik agar infeksi pada pangkal batang dapat segera diketahui sebelum meluas. Kulit yang sakit dipotong sampai ke kayu yang sehat. Jaringan sakit yang terpotong harus di bakar. Bagian yang terbuka diobati dengan fungisida,misalnyabDifolatan 4 F 3% (kaptafol).Setelah mongering luka ditutup dengan obat penutup luka (petrolatum), misalnya Shell otina Compound, yang dapat mempercepat pemulihan kulit. Permukaan kulit kayu yang terbuka di tutup dengan ter untuk mencegah masuknya kumbang-kumbang penggerek.Bahn-bahan yang diperlukan ini banyak dipakai dalam pengendalian penyakit kanker barcak pada karet.Ditulid oleh : Mulidin (BPP runding)