Loading...

Penyebaran Materi Melalui Bulletin Dan Majalah Pertanian

Penyebaran Materi Melalui Bulletin Dan Majalah Pertanian
Salah satu kegiatan dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian adalah penyampaian informasi dan teknologi pertanian kepada penggunanya. Informasi dan teknologi tersebut biasanya disampaikan secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan media penyuluhan. Berbagai media penyuluhan dapat digunakan untuk mengemas informasi dan teknologi yang akan disampaikan kepada petani sebagai pengguna teknologi seperti: media cetak, media audio visual, dan media internet. Media apapun yang digunakan, pada prinsipnya harus dapat meningkatkan efektivitas dan kelancaran proses belajar terutama dalam memperjelas materi yang dipelajari sehingga dapat mempercepat terjadinya perubahan perilaku (pengetahuan, keterampilan, dan sikap) di kalangan kelompok sasaran. Media penyuluhan pertanian disebut juga sebagai alat bantu penyuluhan pertanian yang dapat dilihat, didengar, diraba, dirasakan dan dicium dengan maksud untuk memperlancar komunikasi. Ada berbagai macam alat atau media dalam penyuluhan salah satunya adalah majalah pertanian yang merupakan buku yang memuat berbagai ragam informasi yang terkait dengan pertanian dan terbit secara berkala. Penerbitan majalah peertanian bertujuan untuk mengetahui pengalaman orang lain, dan kejadian-kejadian yang berkaitan dengan pertanian, sehingga menambah wawasan dan pengetahuan. Sasaran pembuatan majalah pertanian adalah petani maju, kontak tani, penyuluh pertanian, petugas petanian, dan masyarakat yang berminat di bidang pertanian. Keunggulan dalam majalah pertanian adalah dapat dibaca berulang-ulang dan dimana saja, dapat menyajikan berbagai hal yang berkaitan dengan pertanian, dapat memberikan kesempatan kepada orang-orang untuk menuangkan gagasan atau pengalamannya, dapat dijadikan rujukan pustaka, mudah dibawa, dan isi pesan tidak cepat kadaluarsa. Bahan yang dipergunakan untuk membuat majalah pertanian menggunakan kertas dengan beratnya minimal 80 gram,dan untuk cover minimal 130 gram. Ukuran dalam majalah pertanian didesain dengan ukuran, A5 (14,8 x 21 cm) atau ukuran lain yang memudahkan untuk dibawa dan disimpan. Isi dalam majalah tersebut terdiri dari beberapa rubrik. Tiap rubrik berisi beberapa tulisan yang ditulis secara ilmiah popular, dapat dilengkapi dengan gambar, bagan, dan ilustrasi lainnya, nama penulis dicantumkan dibawah judul tulisan, mengikuti kaidah tata cara penulisan ilmiah popular. Identitas dalam majalah pertanian harus adanya izin terbit, nomor, tahun penerbitan, nama dewan redaksi , penanggungjawab, dan ilustrator Selain majalah pertanian ada juga buletin pertanian. Buletin pertanian adalah buku yang berisi ragam berita untuk keperluan intern organisasi, kelompok, atau organisasi profesi lingkup pertanian yang terbitkan secara berkala. Buletin pertanian bertujuan untuk memberikan informasi yang aktual kepala lingkungan intern suatu organisasi, profesi, kelompok tertentu. Sehingga mereka mengetahui, memahami dan menghargai apa yang terjadi di lingkungannya. Sasaran dalam penyebaran buletin pertanian adalah anggota organisasi, profesi, dan anggota kelompok pertanian tertentu. Adapun keunggulan buletin pertanian adalah dapat memuat berbagai berita peristiwa dan kejadian-kejadian yang aktual, dapat membangkitkan rasa kebersamaan, kepedulian dan kekompakan, dapat memberikan kesempatan kepada anggota, mengungkapkan pendapat, pengalaman dan aspirasinya. Buletin pertanian dibuat menggunakan kertas halaman dalam minimal 80 gram, lembar cover minimal 130 gram. Ukuran dalam buletin pertanian sama atau lebih besar dari majalah pertanian. Sistematika penulisan buletin pertanian terdiri dari halaman luar, judul, daftar isi, rubrik. Jumlah halaman isi minimal 12 halaman. Identitas yang di tulis dalam buletin pertanian adalah Identitas, nomer, tahun terbitan, penerbit, nama dewan redaksi, penanggungjawab, ilustrator/desain Penulis : Bima Pradana Shakti, Pusat Penyuluhan PertanianEmail : bimashakty@gmail.comSumber Tulisan : http://teknologi.kompasiana.com/