Loading...

Penyediaan Hijauan Makanan Ternak Ruminansia Besar

Penyediaan Hijauan Makanan Ternak Ruminansia Besar
Hijauan makanan ternak (HMT) merupakan salah satu bahan makanan ternak yang sangat diperlukan dan besar manfaatnya bagi kehidupan dan kelangsungan populasi ternak. Oleh karenanya, hijauan makanan ternak sebagai salah satu bahan makanan merupakan dasar utama untuk mendukung peternakan terutama bagi peternak Ruminansia yang setiap harinya membutuhkan cukup banyak hijauan pakan ternak.Untuk penyediaan HMT pada ternak Sapi adalah lebih mengarah pada penanaman rumput unggul, langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut :1. PEMILIHAN LOKASI Dalam menetapkan lokasi untuk penanaman rumput harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut di bawah ini (kalau seandainya rumput itu ditanam di tanah khusus)IKLIM TOPOGARAFI KESUBURAN TANAH SUMBER AIR KOMUNIKASI- Curah Hujan- Temperatur- Tinggi tempat Jangan terlalu miring Kesuburan fisik: * Struktur tanah* KedalamanKesuburan kimia:* Unsur hara yang Tersedia dalam Tanah Tersedia se- panjang tahun Mudah dicapai 2. JARAK SUMBER AIR * Topografi daftar/ lantai jarak maksimum sumber air : 4.5-5 km.* Topografi bergelombang jarak maksimum sumber air : 3 – 4 km.* Topografi berbukit jarak maksimum sumber air : 2 – 2.5 km. 3. PEMILIHAN JENIS TANAMAN Disesuaikan dengan :1. Faktor lingkungan setempat.2. Sistim penyajian (apakah untuk penggembalaan atau potongan ) 4. PENGOLAHAN TANAH : Tujuan : a. Membersihkan tanah dari tumbuhan liar.b. Menjamin system perakaran yang sempurna.c. Mempertinggi daya manfaat zat-zat hara.d. Memperbaiki aerasi dan kelembaban tanah.e. Menjamin pertumbuhan awal.f. Memperhatikan kelestarian kesuburan tanah dan persediaan air. Tahap-tahap pengolahan :1. Pembersihan Tanah ( land clearing)- dengan traktor- dengan penebangan biasa.2. Pembajakan : Memecahkan tanah menjadi bongkah-bongkah. Setelah tanah dibajak biarkan selama 7 – 10 hari agar tanah menjadi masak3. Penggaruan : memecahkan bongkah tanah menjadi lebih kecil/ halus pada waktu ini dapat dilakukan pemupukan awal / dasar dengan menggunakan :- pupuk kandang.- TSP5. TANAMANRumput dapat di tanam dengan menggunakan berbagai cara tanam tergantung dari jenis rumput yaitu :1. Dengan biji.2. Dengan pols ( sobekan rumpun )3. Dengan stek ( potongan batang ). Tiap stek minimum terdiri dari 2 buku dengan panjang antara 20 – 25 cm.Jarak tanam :1. Biji : disebar secara merata.2. Pols dan stek tergantung dari kesuburan tanahnya.- Pada tanah subur : 60 x 90 cm- Pada tanah kurang subur : 60 x 60cm 6. PENGGUNAAN PUPUK 1. Pupuk Urea penggunaannya sebanyak 150 – 200 kg/ha/ tahun waktu penggunaan ketika umur tanaman 2 minggu dengan cara menaburkannya pada larikan, pemupukan diulangi tiap setelah 2-4 kali pemotongan2. Pupuk TSP penggunaannya sebanyak 20 ton/ha/tahun waktu penggunaan 1 – 2 minggu sebelum rumput ditanam. Pemberian TSP diulangi tiap 6 bulan .3. Pupuk kandang penggunaannya sebanyak 20 ton/ha/tahun dengan waktu pemberian bersamaan dengan waktu pengolahan tanah dengan hanya dilakukan sekali..* Catatan : Untuk kacang-kacangan tidak perlu di pupuk dengan pupuk N. 7. WAKTU PEMOTONGAN 1. Untuk rumput-rumputan : Pemotongan pertama dilakukan pada umur antara 50-60 hari, lalu diulangi tiap 40 hari sekali. Waktu pemotongan disiarkan batang dengan jarak antara 10-15 cm dari permukaan tanah.2. Untuk kacang-kacangan : pemotongan pertama dapat dilakukan pada umur tanaman 6-9 bulan dan pemotongan dapat siulangi setiap 4 bulan sekali. 8. PEREMAJAANRumput gajah dan rumput benggala diremajakan setelah umur antara 3-4 bulan.Cara := Rumput Lama 0 = Rumpt BaruSetelah tanaman baru tumbuh baik, tanaman lama di bongkar . ditulis oleh : Dani Medionovianto,S.Pt Sumber : Puslitbang Peternakan