Untuk mengetahui potensi wilayah Balai Penyuluhan Pertanian, Koordinator Dinas Pertanian bersama Penyuluh Pertanian Kegiatan diikuti oleh 10 orang Penyuluh Pertanian, Mantri tani 1 orang dan dokter hewan 1 orang serta petugas administrasi BPP satu orang. Semua peserta diwajibkan mengendarai sepeda motor, karena melalui medan sulit terutama didataran tinggi. Melintasi jalan setapak untuk menelusuri potensi komoditas dipelosok wilayah yang jauh dari pusat Desa dan kota Kecamatan. Agenda yang dilaksanakan dalam rangka penyelusuran, adalah Mengetahui potensi lahan kering, dan Potensi Peternakan dan lahan Perkebunan di Desa Banjar, Desa Banyuseri, Desa Pedawa. Penelusuran potensi air irigasi yang mengairi Subak Gobleg yang mengalami kerusakan saluran irigasi. Melakukan Penelusuran pengembangan jeruk Siem Madu tahun 2017 di Desa Gesing, Penelusuran pengembangan ternak program Simantri Di Desa Munduk, dan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pengembangan cabai di Kelompok Hijau Daun Desa Gobleg tahun 2017 seluas 10 Ha. Tahap pembinaan dan penerimaan tim dilaksanakan oleh Kelompok Satwa Bhuana Desa Munduk, diterima oleh 15 orang anggota kelompok dengan suasana kekeluargaan dilanjutkan santap siang bersama anggota kelompok. Saat Penerimaan di Kelompok Satwa Bhuana, para anggota kelompok mendiskusikan tentang masalah ternak, yang kebanyakan majir pada bantuan APBD Propinsi Bali tahun 2015, mendiskusikan tentang memperoleh subsidi ganda pupuk dan masalah perjanjian kerjasama antara kelompok dan Gapoktan Guna Sari Desa Munduk. Saat Peninjauan lokasi pengembangan cabai rawit di Kelompok Hijau Daun, Tim Penelusuran menyampaikan agar loksai dipersiapkan dengan baik, serta dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab oleh semua penerima bantuan. Para Penyuluh semuanya mengetahui wilayah binaan teman Penyuluh Yang lain, serta merasakan bagaimana susah mendampingi pada medan yang terpencil, serta mampu membangkitkan semangat petani dalam berusaha tani, walaupun medan yang sulit. ( I Nyoman Sudrana SP,PP Madya Buleleng