Loading...

Penyiangan Gulma Sagu

Penyiangan Gulma Sagu
? Tanaman Sagu ( Metroxylon sp.) di duga berasal dari Maluku dan Irian. Di wilayah Indonesia bagian Timur, sagu sejak lama dipergunakan sebagai makanan pokok oleh sebagian penduduknya terutama di Maluku dan Irian Jaya.? Jumlah curah hujan yang optimal bagi pertumbuhan sagu antara 2.000 - 4.000 mm/tahun, yang tersebar merata sepanjang tahun. Sagu dapat tumbuh sampai pada ketinggian 700 m di atas permukaan laut (dpl), namun produksi sagu terbaik ditemukan sampai ketinggian 400 m dpl. Suhu optimal untuk pertumbuhan sagu berkisar antara 24,50 - 29ºC dan suhu minimal 15ºC, dengan kelembaban nisbi 90%. Sagu dapat tumbuh baik di daerah 100 LS - 150 LU dan 90 - 180 darajat BT, yang menerima energi cahaya matahari sepanjang tahun.? Sagu dapat ditanam di daerah dengan kelembaban nisbi udara 40%.,kelembaban yang optimal untuk pertumbuhannya adalah 60%.Tepung sagu atau Metroxylon memiliki karbohidrat yang hampir murni dan mempunyai sangat kecil protein,vitamin, atau mineral. Seratus gram dari sagu kering menghasilkan 355 kalori,mencakup suatu rata-rata 94 gram karbohidrat,0,2 gram protein,0,5 gram dari serabut , 10 mg zar kapur, 1,2 mg besi, sedikit karotein,thiamine dan cuka asorbik.? Perbanyakan pada tanaman sagu adalah dengan metode vegetatif dan generatif yaitu dengan menggunakan biji yang berasal dari buah yang sudah tua dan rontok dari pohonnya. Biji yang digunakan adalah biji yang berasal dari pohon induk yang baik, yang subur dan produksinya tinggi? Penyiangan gulma untuk tanaman sagu dilakukan pada tanaman sagu yang masih muda yaitu kira-kira berumur 3 -4 tahun, sebab pada umur tersebut tanaman sagu rawan terhadap serangan hama. Gulma dicabut dengan tangan atau dengan menggunakan mesin pemotong rumput/gulma, parang dan sabit. ? Hasil dari pemangkasan gulma pada tanaman tembakau dapat dibuat pupuk kompos, bila gulma mengandung hama/vektor dan kayu bakar sebaiknya dibakar dan abunya dapat dijadikan pupuk. Oleh : Ir.Soehardi Kusumowarno,MS