Mempersiapkan lahan menggunakan mulsa plastik hitam perak (MPHP) dapat mengefisienkan dalam pemberian pupuk jagung. Pemasangan MPHP bertujuan agar lahan usaha tani jagung tetap dalam keadaan, subur, terlindungi dari erosi bekas pengairan/terpaan hujan, tetap terjaga kelembaban sushunya, menekan tumbuhnya gulma/rerumputan yang akan menyaingi akar tumbuhnya tanaman utma dan lainnya. Adapun langkah-langkah dalam menyiapak lahan tersebut adalah;a. Mempersiapkan lahan dengan cara;- Membersihkan lahan dari gulma (tanaman pengganggu) seperti rumput-rumputan, tunggul bekas tanaman keras, bekas tanaman sebelumnya dan lainnya.- Diolah secara sempurna menggunakan bajak traktor/sapi, dicangkul/digarfu dengan tahapan satu, pengolahan pertama, pengolahan kedua, dan ketiga hingga lahan siap untuk diproses selanjutnya- Pemberian pupuk dasar dilakukan setelah lahan diolah pertama dengan menggunakan kotoran hewan (kotoran sapi, domba, kambing, unggas dan lainnnya) kompos (hasil olahan sisa-sisa limbah pertanian mupun dedauan disekitar lahan usahatani) pupuk hijau yang telah dipersiapkan sebelum dan ain sebagainya. Pupuk-pupuk tersebut diberikan/ditabur secara merata diatas lahan usahatani - Pengolahan lahan kedua cara membajak/mencakul dilahan yang sudah ditaburi pupuk hingga tercampur rata. - Melakukan pembuatan batas-batas lahan usaha dengan cara membuat pematang, saluran air dan lainnyab. Pembuatan guludan - Lahan yang sudah diolah dengan sempurna terlihat sudah subur dan gembur dan sudah bebas dari gulma selanjutnya siap untuk dilakukan pembuatan bedengan;- Pembuatan guludan dilakukan menggunakan alat dan bahan seperti; ajir bambu/ajir lainnya, tali rapiah/atau tali lainnya, cangkul, palu,dan lainnya;- Lahan yang sudah rata kemudian diukur (lebar guludan antara 70-100 cm) panjang disesuaikan dengan lahan x lebar antar guludan sekitar 40 cm dan diberi tanda hingga batas lahan usaha menggunakan ajir/bambu/lainnya. untuk dilahan teras sering sebaiknya dilakukan mengikuti kultur lahannya.- Menarik tali hingga hingga kencang dan terlihat benar-benar lurus dari titik-titik batas yang sudah ditentukan dari ajir satu ke ajir lainnya - Mencakul/mengangkat tanah kekiri dan kekanan hingga terbetuk guludan dan saluran air hinga selesai dalam lahan usaha tani. c. Melakukan pengapuran bila pH tanah kurang dari 5- 7 menggunakan kapur pertanian. Adapun cara melakukan pengapuran yaitu dengan cara menebarkan KAPTAN secara nerata dibagian atas guludan yang telah dibuat sesuai dengan ukurannya.d. Mencakul/mengaduk kembali hingga tercampur secara meratae. Memasang MPHPDalam mempoersiapkan dalam memasang MPHP adalah MPHP disesuakan dengan luasan lahan usaha, menyiapkan lali pengikat yang terbuat dari bilah bambu tali sebanyak yang dibutuhkan sesuai dengan luasanya, mengmparkan MPHP diatas guludan yang telah tersedia, menggunci/mengikat MPHP menggunakan tali/bilah dengan cara menamcapkan ujung satu bilah bambu tersebut kemudian menancakan ujung bilah bambu kedua hingga mengunci MPHP tersebut. Penguncian dilakukan dibagian sisi-sisi MPHPdan guludan secara keliling dengan jarak tanam yang disesuaikan hingga didapatkan MPHP terpasang dengan rapat. f. Membuat lubang tanam pada lahan MPHP dengan cara mengukur jarak tanam 70 - 75 cm x 20 cm atau disesuaikan dengan kebiasaan sesuai dengan lokasi masing-masing menggunakan alat pembuat lubang tanam yang terbuat dari kaleng terlubangi bertangkai yang diisi bara api, kemudian ditempelkan pada MPHP hingga terlubangi dengi dengan jelas.g. Lahan siap untuk ditami dan tanaman jagung bisa tumbuh dengan baik, dapat mengurangi penggunaan pupuk dan berkembang dserta dapat meningkatkan hasil panen jagung sesuai dengan yang diinginkan Ditulis Oleh: Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber: Bacaan Badan Litbang Pertanian dan Balitserealia MarosSumber gambar : Foto: dalmadi