Loading...

Penyimpanan Benih Kakao dalam Kantong Hermetik

Penyimpanan Benih Kakao dalam Kantong Hermetik
Budidaya kakao merupakan budidaya pohon kakao yang kelak menghasilkan benih kakao. Pengadaan bibit dimulai dari pembuatan benih sampai seleksi bibit kakao. Pemilihan bibit kakao dimulai dari induk tanaman kakao yang kondisinya sehat. Langkah pembuatan benih kakao dimulai dengan memilih buah kakao yang baik. Biji kakao diambil dari buah dengan mengunakan alat pemukul sampai terbelah, kemudian biji yang dijadikan benih kakao diseleksi diambil 20-25 biji, selanjutnya biji dikemas dan disimpan. Agar biji kakao tahan disimpan maka biji kakao harus disimpan pada wadah penyimpanan. Selama ini penyimpanan benih kakao dilakukan dalam karung atau disebut curah. Untuk lebih mempertahankan daya simpan biji kakao maka ada sistem penyimpanan baru. Penyimpanan ini berupa penyimpanan hermetik (kedap udara), yang dilakukan dalam bentuk kantong menggunakan plastik/wadah hermetik. Tujuan penyimpanan benih kakao menggunakan kantong hermetik, antara lain dapat menyimpan benih dengan aman di wilayah tropis, meningkatkan waktu simpan, menyelamatkan hasil panen, mengurangi kerusakan, meningkatkan pendapatan petani, menggunakan teknologi sederhana dan ramah lingkungan, serta meningkatkan kualitas hidup. Penyimpanan hermetik atau penyimpanan tertutup meliputi penyimpanan benih di dalam wadah kedap udara yang dapat memperkecil pertukaran gas dari udara sekitar dengan udara antar butiran di dalam wadah. Keuntungan dari penyimpanan hermetik meliputi 1) pengendalian serangga tanpa pestisida, dan 2) tingkat perkecambahan benih yang tinggi bahkan setelah penyimpanan selama satu tahun. Ada dua macam kantong hermetik yang saat ini dikenal di Indonesia yaitu Super Bag IRRI dan Kantong Semar. 1. Super Bag IRRISuper Bag IRRI merupakan kantong hermetik untuk menyimpan benih dari International Rice Research Institute. Kantong ini memiliki keunggulan dapat memperpanjang masa perkecambahan biji untuk penanaman dari 6 hingga 12 bulan, mengendalikan serangan serangga pada benih (tanpa menggunakan bahan kimia), dan meningkatkan pemulihan benih yang disimpan sebesar 10% (untuk beras kepala). Super bag mengurangi aliran oksigen dan air di antara benih yang disimpan dan udara luar. Jika disegel dengan benar, respirasi benih dan serangga di dalam karung dapat mengurangi kadar oksigen dari 21% hingga 5%. Hal ini mengurangi jumlah serangga hingga kurang dari 1 serangga/kg benih tanpa menggunakan insektisida – biasanya setelah penyegelan selama10 hari.Kestabilan pengendalian kelembapan benih di dalam karung menyebabkan benih tidak basah atau kering. Super bag yang ada saat ini dirancang untuk menyimpan benih atau biji hingga 50 kg. (Sistem serupa lainnya dapat menyimpan benih dalam jumlah besar). 2. Kantong SemarKantong Semar adalah kantong plastik yang dibuat dari bahan dan teknik khusus untuk menciptakan lingkungan hermetik atau kedap pengaruh udara luar, sehingga cocok untuk menyimpan dan mengawetkan hasil benih kakao di wilayah tropis yang panas dan lembab. Teknologi penyimpanan hermetik telah dipakai oleh bangsa Aztec, Inca, Mesir dan Persia untuk menyimpan dan mengawetkan benih kakao sampai ribuan tahun di dalam guci-guci hermetik yang ditemukan dalam piramida-piramida mereka. Sekarang, guci-guci hermetik itu dapat diganti dengan Kantong Semar yang aman untuk pangan (food-grade) dan fleksibel.Benih kakao kering dengan kadar air dibawah 15% seperti beras, palawija, kopi, kako, kacang mete dan rempah-rempah khususnya biji yang akan dijadikan benih, dapat disimpan cukup lama tanpa perlu difumigasi atau perlakuan lainnya. Mutunya tetap dapat terjaga dan dapat berkecambah dengan baik. Benih kakao yang disimpan dalam suhu lingkungan dan kelembaban udara yang tinggi akan mudah rusak karena serangan serangga, bakteri, jamur dan mikroorganisme lainnya. Selain kerusakan fisik, juga muncul racun yang berbahaya seperti aflatixin dari jamur aspergillus flavus.Penyimpanan dalam kantong semar akan menciptakan kondisi hermetik yang diakibatkan oleh kegiatan respirasi benih kakao dan organisme hidup didalamnya yang akan mengubah atmosfir dalam kantong menjadi miskin oksigen (O2) dan kaya gas asam arang (CO2) yang akan membunuh semua organisme perusak benih kakao tersebut. Benih kakao dalam kantong dapat disimpan dan diawetkan berbulan-bulan, Bahkan benih terhindar dari kerusakan dan masih dapat berkecambah dengan baik. Cara menggunakan Kantong Semar sebagai berikut: 1) Masukkan kantong semar ke dalam wadah penyimpan dalam bentuk ember, atau peti kayu untuk menjaga kantong tidak rusak atau digigit tikus, 2) Isi kantong semar dengan biji kakao yang telah dikeringkan, 3) Keluarkan sisa udara dalam kantong sebanyak mungkin, 4) Puntir mulut kantong dengan erat, 5) Lipat untirannya dan ikat dengan karet gelang atau selotip, 6) Tutup wadah penyimpan (ember atau peti kayu), kemudian 7) Simpan dan tumpuk ember atau kotak kayu ditempat yang teduh dan aman.Kantong Semar yang bekas dipakai perlu dirawat agar dapat dipakai lagi. Cara perawatannya dengan mencuci kantong semar setelah dipakai, lalu keringkan dengan baik, lipat dengan rapi, simpan di tempat aman jauhkan dari anak-anak. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan Super Bag IRRI atau Kantong Semar yaitu: 1) Tidak mengisi kantung secara berlebihan, 2) Tidak membocorkan atau merusak kantong, 3) Tidak membawa kantong hermetik berisi benih secara langsung, selalu gunakan wadah penyimpan berupa ember atau peti kayu saat menyimpan dan membawanya, 4) Melakukan penyegelan dengan benar, dan 5) Melakukan pengecekan setelah beberapa hari. Jika ada serangga di dalamnya, berarti kantung tidak tersegel dengan benar. Periksa kebocoran, kemudian segel kembali. Penulis: Shalimar Andaya Nia Tamimi Sumber:1. Karung Super IRRI, International Rice Research Institute (IRRI) Perwakilan Indonesia, 2009.2. Tony J. Kristianto, tonykaye@indo.net.id. Hermetik Kantong Semar, 2013