Senin, 03 Februari 2020, berlokasi di dua Desa yakni Marindi dan Mahe Pasar Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong didampingi oleh Penyuluh Pertanian Urusan Supervisi BPP Kembang Kuning (Munardi, SP) melakukan kunjungan sekaligus memberikan konsultasi bersama Penyuluh Pertanian setempat kepada petani perorangan yang mengundang untuk mencari solusi atas permasalahan secara khusus. Adapun tahapan Kartu Tani di Wilayah Kerja BPP Kembang Kuning sebagian besar sudah pada tahap pemberkasan Bank atau pembukaan rekening tabungan Bank. Tahapan ini setelah sebelumnya data-data anggota Kelompok Tani/Petani sudah dimasukan kedalam aplikasi RDKK Elektronik (E-RDKK). Di pagi hari atau Desa pertama yang dikunjungi yakni Desa Marindi, tahapan kegiatan kartu tani telah sampai pada tahap pengumpulan berkas pembukaan rekening petani di Bank Himbara (untuk provinsi Kalimantan Selatan program kartu tani bekerjasama dengan BNI 46). Petani yang berkonsultasi bernama Abrani, yang merupakan ketua Kelompok Tani Membangun Desa Marindi. Dalam pemberian solusi atas masalah yang dihadapi mengenai tata cara pengisian formulir dari Bank. Selain itu, petani juga diingkatkan kembali bahwa Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian ( Kementan) telah meluncurkan Kartu Tani guna meningkatkan kesejahteraan petani. Pada dasarnya kartu tani merupakan kartu debit seperti kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Adapun kartu ini nantinya juga digunakan para petani untuk berbagai kebutuhan dan memenuhi keperluan pertaniannya. Keberadaan Kartu Tani diharapkan membawa dampak yang positif bagi semua kalangan. Tidak hanya bagi pemerintah dan pihak terkait saja, melainkan yang paling penting adalah manfaat bagi para petani. Diantara manfaatnya yakni : 1. Pupuk bersubsidiDengan memiliki Kartu Tani, petani akan mendapat kepastian dalam memperoleh pupuk bersubsidi. Pupuk merupakan komponen penting dalam sebuah pertanian, maka dari itu ketersediaan pupuk adalah hal mutlak. "Dengan adanya Kartu Tani, nantinya para petani dapat menggunakannya dalam membeli pupuk bersubsidi. Langkah seperti ini juga efektif dalam menyalurkan pupuk bersubsidi tepat sasaran. 2. Penjualan langsung Keuntungan petani dapat melakukan penjualan hasil panen tanpa perantara. Ia menjelaskan, kendala yang dihadapi oleh para petani adalah ketika musim panen tiba. Sebab, hasil yang didapat tidak serta merta dapat dinikmati. Alasannya adalah petani terpaksa menjual hasil pertanian kepada para tengkulak yang mengambil untung besar. "Keberadaan Kartu Tani ini diharapkan akan memangkas praktik penjualan hasil pertanian yang tidak sehat ini sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani. 3. Pembayaran kredit usaha Keuntungan lainnya adalah kemudahan pembayaran kredit usaha. Ketika petani mendapatkan keuntungan yang lebih dari hasil penjualan selama masa panen, maka dana yang dimiliki bisa digunakan untuk unit usaha lainnya. Dengan menggunakan Kartu Tani, para petani dapat mengajukan kredit usaha di lembaga perbankan dan keuangan yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Kartu Tani ini pun digunakan untuk memverifikasi data para petani ketika melakukan pengajuan pinjaman kredit usaha. 4. Tabungan dan bantuan sosial Selain itu, dengan memiliki kartu tani maka petani bisa menggunakannya sebagai tabungan dan bisa meminimalisasi kerugian finansial jika dibandingkan dengan cara konvensional. Terakhir, manfaat Kartu Tani yang bisa dirasakan oleh para petani ialah kemudahan dalam mendapatkan bantuan sosial maupun subsidi. Terutama untuk bidang pertanian dan beberapa program nasional kementerian terkait. “Contohnya saja program bantuan sosial Kementerian Keuangan, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pertanian yang memiliki andil besar dalam memajukan dan memfasilitasi kebutuhan petani di Indonesia Saat siang hari menjelang sore giliran Desa kedua yang dikunjungi bersama Penyuluh setempat, Petani yang berkonsultasi bernama Hairul Saleh, yang merupakan ketua Kelompok Tani Bunga Mekar Desa Mahe Pasar. Tahapan kartu tani juga telah sampai pengumpulan berkas pembukaan rekening. Setelah dijelaskan tujuan dan manfaat seperti apaparan diatas yang dipandu oleh Penyuluh Pertanian setempat tata cara pengisian formulir pembukaan rekening. Alhamdulillah Petani menjadi paham dan bisa mengisi formulir tersebut sesuai dengan anjuran. Semoga dengan Petani yang sudah berkonsultasi bisa menyebarluaskan dan memandu petani lain yang belum bisa mengisi formulir. Aamiin. Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula) (QS. Ar-Rahmaan : 60) *RDKK singkatan dari Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok **Penyuluh Pertanian Desa Marindi : Hairun Syah Zain, SST dan Penyuluh Pertanian Desa Mahe Pasar : Rezki Setiadi Ramadhani, SST Penulis : Rezki Setiadi Ramadhani, SST (Penyuluh Pertanian WKPP Mahe Pasar Kecamatan Haruai)