Loading...

PENYULUH DAN BABINSA BEKERJASAMA MENGHANCURKAN ISTANA TIKUS

PENYULUH DAN BABINSA BEKERJASAMA MENGHANCURKAN ISTANA TIKUS
Kelompok tani samaturue melakukan pengendalian tikus di kelurahan Pacongang kecamatan Paleteang senin pagi (27/4/2015) sebagai upaya mengurangi kehilangan hasil produksi akibat serangan hama tikus sekaligus mensukseskan swasembada pajale (padi, jagung dan kedelai). Pengendalian hama tikus ini juga melibatkan Penyuluh Pertanian Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Paleteang, Babinsa, Pimpinan Pertanian Kecamatan (PPK), Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), Tim Buser dari Dinas Pertanian dan Peternakan Pinrang dan anggota kelompok tani. Ketua Poktan samaturue, Rukman mengatakan pengendalian hama tikus penting dilakukan sebelum penanaman, karena hama tikus adalah hama utama pada tanaman padi. Jika hama tikus ini bisa dikendalikan sedini mungkin, maka peningkatan produktivitas tanaman padi yang selama ini kita cita-citakan akan terwujud, karena hama ini adalah hama utama pada tanaman padi, maka mau tidak mau pihak kelompok tani samaturue harus mengendalikannya sebelum turun sawah agar istana tikus dapat dihancurkan." ungkap ketua kelompok tani samaturue ini. Babinsa kelurahan Pacongan, Kadir disela kegiatan mengatakan bahwa sudah menjadi kewajibannya sebagai aparat TNI untuk turun langsung ke sawah, guna memantau dan membantu petani dalam melakukan aktivitasnya, sebagai upaya dalam mensukseskan UPSUS Peningkatan Produksi PAJALE (Padi, Jagung dan Kedelei). Seluruh Babinsa dan Penyuluh Pertanian wajib melakukan pendampingan dan pengawalan. Sementara itu ditempat yang sama penyuluh pertanian kelurahan Pacongan, Hasmiati, SP mengatakan kegiatan pengendalian tikus merupakan satu bentuk partisipasi aktif kami dalam mewujudkan program pemerintah guna membantu terwujudnya swasembada pangan di kabupaten Pinrang sampai berhasil". ungkap penyuluh pertanian ini. (Dian Engriany Amir, SP / Syahruddin)