Penyuluh pertanian dan petani yang berada di kabupaten Konawe melakukan pendidikan dan pelatihan Tehnis fungsional Penyuluh dan Petani di Joglo Tani Yogyakarta yang diselenggarakan oleh Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan kehutanan dan Ketahanan Pangan(BP4KKP) Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara dilaksanakan mulai tanggal 9 Maret 2016 sampai dengan 13 Maret 2016 peserta yang ikut berjumlah 54 Orang di laksanakan di Joglo Tani Dusun Mandungan, Desa Magraluwi Kec. Seyegan Kab. Sleman Propinsi DI Yogyakarta dimana ditempat tersebut diterapkan system pertanian terpadu yaitu memadukan system pertanian, perikanan, peternakan dan hortikultura secara organik dalam suatu tempat.Diharapkan kegiatan ini bisa menularkan ilmu pertanian yang didapatkan oleh penyuluh pertanian, dan petani bisa menimplementasikan dan menerapkan system pertanian yang ada di joglo tani yaitu system pertanian terpadu dimana dengan system tersebut bisa mendapatkan penghasilan yang sangat luar biasa mulai dari penghasilan harian, mingguan, bulanan, triwulan, semester dan tahunan sehingga penghasilan petani dapat berkesinambungan dan dapat mensejahterakan petani yang ada di kabupaten Konawe.Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bapak Kepala BP4KKP Muh. Akbar, SP,M.Si,Kabid SDM BP4KKP Kab. Konawe Marjuni Ma'mir, SP,M.Si dan terima oleh pimpinan Joglo Tani TO Suprapto.Dalam penerimaan bapak TO Suprapto menyatakan bahwa segala sesuatu harus dimulai dari diri kita sendiri dan niat kita untuk mendapatkan yang terbaik, dimana visi misi Joglo Tani saat ini menjadi sangat relevan karena adanya berbagai tekanan yang dialami petani, pertama adanya tekanan ekonomi ,bibit, pupuk obat semuanya dibeli, dan ketika panen yang menentukan harga hasil panen bukan petani, kemudian tekanan alam yaitu tanah kian rusaknya alam, hama makin banyak karena tanah yang rusak dapat merusak raga petani itu sendiri.Tekanan selanjutnya menurut bapak TO Suprapto adalah tekanan sosial diakui atau tidak petani itu masuk golongan kasta terendah tetapi pada hakekatnya petani itu paling suci dan masuk surge duluan dan paling atas karena menjadi penyedia pangan bagi umat manusia.Kepala BP4KKP Kab.Konawe Bapak Akbar,SP,M.Si . menyampaikan kegiatan yang dilakukan dapat diterapkan di Kabupaten Konawe dengan memanfaatkan segala potensi-potensi dengan memanfaatkan lahan yang tersedia dan dapat menghasilkan penghasilan lebih baik bagi penyuluh dan petani, kegiatan di Joglo Tani telah dilaksanakan 4 angkatan.Salah satu petani Tona Tabije (Petani Kec. Uepai) menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kepala BP4KKP Kab. Konawe dan seluruh stafnya yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk belajar di joglo tani dan pasca dari sini kami akan menerapkan ilmu kami dan secara bersama-sama penyuluh untuk menyampaikan ke teman-teman petani tentan konsep pertanian terpadu.